Lahir dan Besar di Paris, Kingsley Coman: Hati Saya 100% Bayern Munich

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 22 Agustus 2020 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 22 261 2265795 lahir-dan-besar-di-paris-kingsley-coman-hati-saya-100-bayern-munich-pOh25VmYLs.jpg Kingsley Coman. (Foto/Bayern Munich)

KOLN – Final Liga Champions 2019-2020 mempertemukan dua klub raksasa wakil Prancis, Paris Saint-Germain dengan klub asal Jerman, Bayern Munich. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Da Luz, Portugal pada Senin 24 Agustus 2020 pukul 02.00 WIB.

Penyerang sayap Bayern, Kingsley Coman sangat paham dengan selak-beluk PSG yang pernah diperkuatnya semasa belia.

Foto/Instagram Kingsley Coman

Pemain berusia 25 tahun itu lahir dan besar di Paris. Ia kemudian berlatih bersama akademi PSG sejak usianya delapan tahun. Ia kemudian melakukan debutnya di tim senior pada usia 16 tahun.

Coman kemudian pindah memperkuat tim Bavaria pada 2017 setelah sempat dipinjamkan terlebih dahulu ke Juventus.

Baca juga: Siap Bawa PSG Juara Liga Champions, Neymar: Itu Tujuan Saya Ada di Sini!

Baca juga: Coman Sebut Alphonso Davies Lebih Cepat Dibanding Kylian Mbappe

Meski ia tumbuh di PSG, Coman tidak akan menyimpan tenaganya saat bermain di final Liga Champions nanti.

"Waktu saya di Paris adalah masa lalu. Saya tumbuh di sana, dan saya bermain di sana, tapi itu sudah lama sekali,” ujarnya mengutip Xinhua, Sabtu (22/8/2020).

“Kepala dan hati saya 100 persen bersama Bayern," tambah pemain Tim Nasional (Timnas) Prancis tersebut.

“Final bukanlah final antara Kingsley Coman dan Paris (PSG). Ini adalah final antara Bayern dan PSG,” ujarnya.

Berharap Mbappe tampil buruk

Koman berharap Kylian Mbappe tampil buruk di final Liga Champions saat berhadapan dengan Bayern.

Meski begitu, Koman tidak terlalu gentar menghadapi PSG, karena timnya akan semaksimal mungkin memberikan tekanan kepada Mbappe seperti mereka bersua Barcelona yang diperkuat Lionel Messi.

Foto/Twitter UEFA

“Dia adalah pemain depan yang kerap kali menciptakan banyak peluang. Sama seperti saat kami menghadapi Lionel Messi. Jadi, kami berharap dia dapat tampil buruk di pertandingan nanti (final Liga Champions 2019-2020),” ucap Coman.

“Kami akan terus menekan dia saat pertandingan berlangsung. Kami bakal memastikan dia hanya menyentuh bol sesedikit mungkin.”

“Sebab dia adalah seorang pemain yang selalu dapat menjadi penentu (untuk tim yang dibelanya). Selayaknya Neymar Jr dan Angel Di Maria,” pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini