Bayern Tembus Final Liga Champions, Kimmich: Tak Ada Perayaan Berlebihan

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 21 Agustus 2020 02:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 21 261 2265192 tembus-final-liga-champions-kimmich-tak-ada-perayaan-berlebihan-dxugiEgPjm.jpeg Bayern Munich (Foto: @FCBayern/Twitter)

LISBON – Gelandang Bayern Munich, Joshua Kimmich, menyebut timnya tak melakukan perayaan berlebih usai memastikan tempat di final Liga Champions 2019-2020. Setelah berhasil melaju ke partai puncak, Kimmich menyebut Bayern sangat fokus untuk menghadapi laga pamungkas.

Pada laga final, Bayern akan bertemu tim raksasa asal Prancis yakni Paris Saint-Germain (PSG) di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, Senin 24 Agustus 2020 dini hari WIB. Mengingat pentingnya pertandingan tersebut, Bayern pun berkonsentrasi untuk mempersiapkan diri dengan baik.

Bayern Munich

Karena itu, setelah menyelesaikan laga semifinal, Bayern mengaku memilih untuk kembali memulihkan diri jelang melakoni laga final. Situasi ini jelas berbeda dengan yang dialami PSG yang sedikit melakukan perayaan kecil usai melaju ke partai puncak.

“Kami senang dan bangga bahwa kami berada di final. Tidak ada perayaan berlebihan di ruang ganti, tetapi lebih fokus pada final,” ungkap Kimmich, mengutip dari laman resmi Bayern, Jumat (21/8/2020).

Baca juga Gnabry Sangat Berhasrat Bawa Bayern Raih Treble Winner Musim Ini

“Itulah yang menjadi ciri kami saat ini. Kami akan memulihkan diri dan kemudian kami akan pergi lagi (untuk memainkan laga final),” tambahnya.

Sementara itu, Bayern sukses melangkah ke partai final usai menaklukkan wakil Prancis lainnya yakni Olympique Lyon. Pada pertandingan yang berlangsung di Estadio Jose Alvalade, Kamis 20 Agustus 2020 dini hari WIB, Bayern menang dengan skor telak 3-0.

Kimmich pun mencoba mengomentari laga tersebut sebagai pertandingan yang sangat sulit. Ia mengakui bahwa timnya mengalami tekanan besar dari Lyon sebelum akhirnya Bayern membuat keunggulan 1-0. Gol Serge Gnabry pada menit 18 pun membuat Bayern bangkit. Gnabry mencetak gol kedua pada menit 33 dan ditutup dengan gol Robert Lewandowski pada menit 88.

“Gol pembuka adalah kunci kemenangan. Lyon memiliki dua atau tiga peluang bagus di awal. Seperti ekspektasi, ini adalah pertandingan yang sulit,” lanjutnya.

Bayern Munich

“Skor 1-0 muncul entah dari mana. Tetapi, sejak saat itu, kami menjadi lebih baik dan kami melakukannya dengan baik, setelah awal yang gugup. Jadi itu lumayan,” sambungnya.

“Lyon bagus, tetapi mereka tidak bisa benar-benar membuat kami di bawah tekanan. Pada awalnya kami kehilangan bola terlalu sering. Untungnya mereka tidak memanfaatkan itu,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini