RB Leipzig vs Atletico Madrid, Koke: Kekalahan yang Menyakitkan

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 261 2262173 rb-leipzig-vs-atletico-madrid-koke-kekalahan-yang-menyakitkan-PDguXQayiw.jpg Atletico Madrid tersingkir dari Liga Champions 2019-2020 (Foto: UEFA)

LISBON – Penggawa Atletico Madrid, Koke terlihat sangat kecewa setelah timnya tersingkir dari ajang Liga Champions 2019-2020. Los Rojiblancos gagal melaju ke semifinal usai takluk 1-2 dari RB Leipzig, Jumat (14/8/2020) dini hari WIB.

Kekalahan ini terasa amat menyakitkan bagi Koke. Bagaimana tidak, sejak awal gelandang asal Spanyol itu sudah sangat yakin timnya bisa melewati hadangan Leipzig.

Sebab, melihat dari komposisi pemain juga pengalaman di kompetisi Liga Champions, Atletico Madrid jelas lebih diunggulkan. Namun, hasil akhir berkata lain dan Koke harus rela timnya terhenti di babak perempatfinal.

“Ketika Anda kalah, itu menyakitkan dan kesedihan digabungkan. Ini kompetisi yang berbeda, pertandingan satu kali. Dalam tiga pertandingan Anda bisa memenangkan Liga Champions, tetapi itu tidak terjadi,” ujar Koke, seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Jumat (14/8/2020).

Baca juga: Disingkirkan Leipzig di Perempatfinal Liga Champions, Saul Minta Maaf kepada Fans Atletico

Di sisi lain, Koke juga mengakui kekalahan timnya disebabkan tim lawan yang memang bermain lebih baik. Gelandang asal Spanyol itu melihat ambisi bermain lebih yang ditunjukkan para penggawa RB Lieipzig di laga kali ini.

“Itu bukanlah cara yang kejam untuk tersingkir dari kompetisi seperti ini. Mereka jauh lebih baik sepanjang pertandingan dan lebih baik dalam penguasaan bola. Mereka lebih baik, lebih cepat dan lebih intens,” lanjutnya.

“Ketika lawan lebih baik dan Anda mencoba dan segala sesuatunya tidak berhasil, Anda harus mengakui kehebatan mereka,” ujar pemain 28 tahun itu.

“Kami tidak dapat menyamai intensitas mereka dan ketika kami berada di terbaik saat 1-1, mereka mencetak gol lagi,” sambungnya.

Meski kurang diunggulkan, nyatanya Leipzig memang tampil lebih baik di laga kali ini. Selain unggul dalam penguasaan bola, tim arahan Julian Nagelsmann juga menciptakan peluang lebih banyak ketimbang tim lawan.

Die Rotten Bullen –julukan RB Leipzig– tercatat melakukan penguasaan bola sebesar 58%. Kemudian dari sisi peluang, Jan Oblak dan kolega juga lebih unggul ketimbang tim lawan.

RB Leipzig berhasil melepaskan 10 kali tembakan di mana empat diantaranya mengarah tepat ke gawang. Sementara Atletico Madrid hanya mampu membuat tiga tembakan ‘on target’ pada pertemuan kali ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini