LISBON – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, masih sulit mencerna kekalahan timnya dari Paris Saint-Germain (PSG) di babak perempatfinal Liga Champions 2019-2020. Bermain di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, Kamis (13/8/2020) dini hari WIB, Atalanta kalah dengan skor 1-2.
Seperti biasa, kekalahan memang selalu menuai kekecewaan. Akan tetapi, kekecewaan Gasperini tampkanya terasa sangat menyakitkan. Pasalnya kemenangan yang sudah ada di depan mata harus pupus begitu saja hanya dalam waktu tiga menit.

Pada laga tersebut, Atalanta sempat unggul terlebih dahulu atas PSG. Gol pertama mereka dicetak pada menit 26 lewat aksi Mario Pasalic. Keunggulan 1-0 pun bertahan hingga babak pertama bahkan ketika laga menyentuh angka menit 90.
Tetapi, di angka tersebut, Atalanta tiba-tiba mendapat bencana besar. Harapan mereka untuk lolos ke semifinal menjadi sirna begitu saja. Adalah Marquinhos yang berhasil menjebol gawang Atalanta di menit 90 untuk membuat keadaan menjadi 1-1.
Baca juga PSG Lolos Dramatis ke Semifinal, Tuchel: Kami Bangga Jadi Bagian dari Sejarah Klub Ini
Namun, lebih sialnya lagi, Atalanta kebobolan untuk yang kedua kalinya di menit 90+3 lewat aksi Eric Maxim Choupo-Moting. Karena itu, hasil yang sangat menyakitkan untuk Atalanta. Gasperini pun tidak bisa berkata banyak selain mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang sudah berjuang keras hingga melangkah jauh ke perempatfinal.
“Penyesalan terbesar adalah kami sudah sangat dekat dan berpikir kami bisa mencapai hasil yang luar biasa,” ungkap Gasperini, mengutip dari Football Italia, Kamis (13/8/2020).