“Kami sangat senang menjadi bagian dari ini (momen dalam sejarah klub). Orang-orang dari luar tidak menyadari betapa sulitnya mencapai semua tujuan ini, meskipun tampaknya mudah dengan yang terbaik tim dan skuad besar. Akan tetapi, ini upaya besar dan ini langkah yang sangat besar bagi kami semua,” kata Tuchel, menyadur dari laman resmi UEFA, Kamis(13/8/2020).
Sebelum memastikan diri lolos ke semifinal, nyawa PSG berada di ujung tanduk. PSG yang diperkirakan akan lolos dengan mudah karena unggul kualitas pemain atas Atalanta justru hampir gugur.
Atalanta menjadi lawan yang sulit ditaklukkan. PSG bahkan tertinggal lebih dulu oleh gol Mario Pasalic pada menit ke-26. Les Parisiens baru bisa membalikkan kedudukan pada menit-menit akhir pertandingan. Gol Marquinhos (90’) dan Eric Maxim Choupo-Moting (90+3’) membuat PSG menang dramatis.
PSG pun kini berkesempatan untuk membuat sejarah baru, yakni menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya. Itu akan menjadi pencapaian terbesar PSG pada musim ini.
(Ramdani Bur)