Perlahan tapi pasti orang tua Fatmire pun mengetahuinya dan langsung mendukung keputusan pesepakbola muslim itu untuk fokus ke dunia sepakbola. Dengan dukungan dan restu orang tuanya, Fatmire akhirnya berhasil masuk ke dalam Timnas Putri Jerman kelompok usia 15 tahun.
Semenjak itulah nama Fatmire semakin berkembang di dunia sepakbola putri. Saking hebatnya, Fatmire juga pernah menyabet gelar pemain terbaik Jerman pada 2011 silam. Semua itu membuktikan betapa hebatnya Fatmire kala masih aktif sebagai pesepakbola profesional.

Kini, Fatmire sudah pensiun pada 2015. Ia memutuskan pensiun usai melahirkan anaknya dari hasil hubungannya bersama pemain Timnas Kosovo, Enis Alushi. Ya, Alushi adalah nama belakang dari suaminya. Jadi, sebelum bernama Fatmire Alushi, Fatmire memiliki nama belakang Bajmaraj, yang mana ia gunakan di Piala Dunia 2007.
Sebagai seorang muslim, Fatmire mengaku bukanlah orang yang taat. Sholat lima waktu terkadang tak dapat ia lakukan, begitu juga puasa ramadan karena profesinya sebagai pesepakbola. Namun, ia tetaplah bangga menjadi seorang muslim.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.