LEICESTER – Manchester United mengalahkan Leicester City 2-0 pada laga pamungkas Liga Inggris 2019-2020. Pada pertandingan yang berlangsung di kandang Leicester, King Power Stadium, Minggu 26 Juli 2020 itu, Bruno Fernandes (71’) dan Jesse Lingard (90+8’) mencetak gol-gol kemenangan The Red Devils –julukan Man United.
Lingard tidak disangka mampu mencetak gol yang memastikan Man United finis di posisi ketiga dengan koleksi 66 poin, sehingga lolos ke Liga Champions musim depan. Padadal, pemain berpaspor Inggris itu selama ini jadi bahan dagelan pencinta sepakbola di dunia, termasuk para penggemar Man United.

Lingard tidak terlalu disukai oleh para penggemar Man United, karena performanya di atas lapangan buruk. Permainan Man United kerap terhambat saat sang Pelatih, Ole Gunnar Solkjaer, memainkan pemain berpaspor Inggris itu.
Lingard bagus saat melakukan tekanan ke lawan, tetapi tidak ketika memegang bola. Pemain berumur 27 tahun itu tidak memiliki visi untuk membangun serangan. Alhasil, bola kerap berpindah ke lawan saat berada di kaki Lingard.
BACA JUGA: Lingard Bantah Dirinya Bakal Dijual Man United
Pada pertandingan lawan Leicester, kelebihan Lingard dalam menekan lawan justru berbuah gol untuk Man United. Lingard mencetak gol setelah mampu merebut bola dari kaki kiper Leicester, Kasper Schmeichel. Lingard tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut.
Lingard pun mecetak gol pertamanya di Liga Inggris musim ini. Secara keseluruhan, pemain berumur 27 tahun itu mengoleksi tiga gol dan satu assist dalam 38 penampilan untuk Man United. Kontribusi Lingard tidaklah memuaskan untuk para penggemar Man United.
Lingard sejatinya sadar penampilannya musim ini sedang menjadi sorotan. Beberapa waktu lalu, Lingard menyebut dirinya kehilangan kepercayaan diri karena jarang mendapatkan kesempatan tampil dari Solskjaer.
Namun, Lingard berusaha untuk keluar dari keadaan negatif tersebut. Lingard saat itu menyatakan dirinya akan berusaha untuk melakukan apa pun untuk Man United, meski hanya sebagai pemain pengganti. Lingard membuktikan pernyataannya saat melawan Leicester.
“Saya sadar tidak dalam penamplan terbaik. Saya tahu apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan diri lagi. Saya sudah bekerja keras dan sedang menanti kesempatan bermain datang lagi,” tutur Lingard, menyadur dari Goal International, Senin (27/7/2020).
“Saya harus siap bermain dalam setiap keadaan, entah itu sebagai starter atau tidak. Saya merasa setiap pemain bisa memberikan dampak pada permainan, entah itu 25 menit atau hanya lima menit. Anda harus siap memberikan dampak dan membantu tim,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)