Bruno Fernandes pun memberikan pesar kala itu. Dari 14 pertandingan, ia mengoleksi delapan gol dan tujuh assist! Jumlah itu lebih banyak ketimbang pemain-pemain Man United lainnya.

Bagaimana dengan Leicester? Dalam jumlah laga yang sama, The Foxes –julukan Leicester– hanya mendapatkan tiga menang, lima imbang dan enam kalah.
Alhasil, Man United sanggup menyalip perolehan poin Leicester di akhir kompetisi. Setelah melewati 38 pertandingan, Man United justru unggul empat angka dari Leicester yang menghuni posisi lima.
Padahal ketika kompetisi memasuki pekan 24, Man United sempat tertinggal 14 angka dari Leicester City. Fakta di atas menunjukkan, kehadiran Bruno Fernandes benar-benar memberikan dampak instan untuk Setan Merah.
(Fetra Hariandja)