5 Pemain yang Putuskan Mualaf di Puncak Karier, Nomor 1 Tarik Perhatian di Piala Dunia 2006

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 51 2251372 5-pemain-yang-putuskan-mualaf-di-puncak-karier-nomor-1-tarik-perhatian-di-piala-dunia-2006-zowwNf5cSH.jpg Fred, mantan penyerang Timnas Brasil yang beragama Islam. (Foto: Istimewa)

SEJUMLAH pesepakbola top Eropa memutuskan menjadi mualaf. Berbagai alasan melatarbelakangi si pesepakbola hingga akhirnya memilih menjadi mualaf, salah satunya mencari ketenangan.

Bahkan tak jarang, si pesepakbola memutuskan menjadi mualaf di puncak karier sepakbolanya. Siapa saja?

Berikut 5 pemain yang putusukan mualaf di puncak karier:

5. Eric Abidal

Eric Abidal

Abidal merupakan pemain andalan Barcelona dari 2007-2013. Pesepakbola yang biasa mentas di posisi fullback kiri dan bek tengah itu memutuskan menjadi mualaf pada 2007.

Abidal memutuskan menjadi mualaf tak lama setelah menikahi perempuan asal Aljazair, Heyet Kebir, pada 2007. Namun, Abidal menolak disebut menjadi mualaf karena sang istri.

“Semua prosesnya natural. Memilih pindah ke Islam bukan karena istri saya, tapi hadiah yang tiba-tiba muncul. Itu benar-benar terjadi bagi saya. Mengikutinya dan membuat saya sangat senang. Saya memeluk Islam dengan sepenuh hati saya," kata Abidal.

Selama membela Barcelona, Abidal total memenangkan 13 trofi. Total dari 13 trofi itu, dua gelar di antaranya merupakan trofi Liga Champions.

4. Emmanuel Adebayor

Adebayor

Adebayor memutuskan menjadi mualaf pada 2015, atau ketika dirinya berusia 31 tahun. Saat itu, Adebayor memilih menjadi mualaf setelah ia mengalami masalah di dalam keluarganya.

BACA JUGA: Abou Diaby, Pesepakbola yang Hafal 19 Juz

Setelah memeluk agama Islam, mantan bomber Arsenal itu mengaku hidupnya menjadi tenang. Karena itu tak heran, setelah memutuskan menjadi mualaf, Adebayor memilih melanjutkan karier di Liga Turki, yang mana mayoritas warganya beragama Islam.

3. Paul Pogba

Paul Pogba

Pofgba tercatat pernah memenangkan trofi Piala Dunia, Liga Italia, Liga Eropa dan banyak lagi. Bahkan pada 2016, gelandang 27 tahun itu tercatat sebagai pemain termahal dunia saat diboyong Manchester United dari Juventus seharga 89 juta pounds atau sekira Rp1,69 triliun.

Pogba memutuskan menjadi mualaf pada medio 2012, atau di masa-masa awal membela Juventus. Ia mengaku menjadi mualaf karena merasa tenang semenjak memeluk agama Islam.

“Bagi saya, Islam benar-benar agama yang membuka pikiran dan itu membuat saya menjadi orang yang lebih baik. Saya menghormati apa pun agama Anda, apa pun warna kulitnya, dan hal-hal lainnya. Itulah Islam, penghormatan terhadap kemanusiaan dan segalanya," kata Pogba dalam wawancara di LifeTime podcast medio tahun lalu.

2. Cristian Gonzales

Cristian Gonzalez

Cristian Gonzales merupakan salah satu penyerang asing terbaik yang pernah merumput di Indonesia. Atas keberhasilannya tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, Gonzales dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia pada 2010. Saat itu, ia dipercaya membela Tim Nasional Indonesia yang akhirnya finis di posisi dua Piala AFF 2010.

Di level klub, Gonzales pernah membawa Persik Kediri juara Liga Indonesia 2006. Bahkan ia mencetak gol tunggal kemenangan 1-0 Persik atas PSIS Semarang di final Liga Indonesia 2006.

Gonzales sendiri memutuskan menjadi mualaf pada 9 Oktober 2003. Ia memutuskan menjadi mualaf setelah menikahi perempuan asal Indonesia, Eva Nurida Siregar. Semenjak menjadi mualaf, Gonzales memiliki nama Islam yakni Mustafa Habibi.

1. Fred

Frederico Chaves

Frederico Chaves Guedes atau biasa disapa Fred, merupakan penyerang Tim Nasional Brasil dalam kurun 2005-2014. Dalam kurun waktu tersebut, Fred turun dalam 39 pertandingan dengan koleksi 18 gol.

Pria yang terkenal dengan rambut gimbalnya itu memilih menjadi mualaf pada 2006. Saat itu, Fred memilih menjadi mualaf ketika membela klub asal Prancis, Olympique Lyon. Sekadar informasi, masyarakat Kota Lyon banyak beragama Islam.

Bahkan, beberapa rekannya seperti Karim Benzema diketahui juga beragama Islam. Fred menunjukkan dirinya beragama Islam setelah mencetak gol untuk Brasil saat menang 2-0 atas Australia di matchday ketiga Grup F Piala Dunia 2006. Setelah mencetak gol, selebrasi Fred yang menirukan orang bersujud mengentak pencinta sepakbola dunia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini