JAKARTA – Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI), Yunus Yusi mengungkapkan, PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1 dan Liga 2 2020 mempunyai dana miliaran rupiah untuk melakukan uji tes covid-19.
PT LIB dan PSSI sudah menetapkan akan melanjutkan Liga 1, Liga dan Liga 3 pada Oktober mendatang. PSSI mengungkapkan Liga 1, sebagai kasta tertinggi kompetisi sepakbola akan dilanjutkan pada 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021.

Semua pertandingan Liga 1 2020 nantinya akan terpusat di Jawa. Semua klub peserta Liga 1 juga akan bermarkas di Jawa, termasuk klub yang berada di luar pulau Jawa.
Baca juga: Hanya 170 Orang yang Boleh Hadir di Laga Liga 1 2020
Baca juga: Meski Diragukan, Sekjen PSSI Optimistis Gelar Liga 1 2020 di Tengah Pandemi Virus Corona
PSSI dan PT LIB saat menjalankan Liga 1 2020 akan menerapkan protokol kesehatan, serta semua laga akan dihadiri tanpa penonton.
Salah satu aturan protokol yang dijalankan, yakni para pemain dan perangkat pertandingan akan mengikuti uji tes virus corona. Pengujian dilakukan dengan rapid test dan swab test.
“PT LIB menyampaikan bahwa test rapid dan test swab, PT LIB memiliki dana Rp13 miliar untuk tes,” ujarnya dalam program Okezone Stories di YouTube Okezone, Kamis (23/7/2020).