Mendapati hasil ini, Zidane pun terkesan. Ia mengakui kerja keras dan semangat besar para pemain pasca-lockdown menjadi faktor penting yang menuntun tim meraih gelar juara di Liga Spanyol 2019-2020.
“Yang paling sulit adalah partai sebelum lockdown, di mana kami kalah melawan Betis karena setelah menang atas Barcelona di markas sendiri. Kekalahan itu satu pukulan keras,” ujar Zidane, sebagaimana dikutip dari laman resmi Madrid, Jumat (17/7/2020).

“Kemudian, ada lockdown selama dua bualan. Kemudian, kami kembali dan semuanya berubah. Kami memiliki energi lain, sekali lagi kami ingin melakukan hal-hal dengan baik dan kami mempersiapkan diri untuk itu,” lanjutnya.
“Kami berlatih dengan baik, kuat dan kami merebut kemenangan dalam 10 partai. Pada akhirnya, saya lebih tenang dengan apa yang kami rebut hari ini dan partai melawan Betis sudah terhapus dari ingatan saya,” tukasnya.
(Ramdani Bur)