5 Pemain Bintang yang Hina Mantan Klub Sendiri, Nomor 1 Sebut Messi Anak Kecil

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 51 2247217 5-pemain-bintang-yang-hina-mantan-klub-sendiri-nomor-1-sebut-messi-anak-kecil-R2ft97EP3u.jpg Dani Alves (kiri) kritik Barcelona. (Foto: REUTERS)

ISTILAH profesionalisme membuat tak banyak pesepakbola yang membela satu klub di sepanjang karier sepakbolanya. Hanya segelintir nama yang melakukan hal di atas. Beberapa di antaranya Paolo Maldini (AC Milan), Francesco Totti (AS Roma) dan Paul Scholes (Manchester United).

Karena alasan profesionalisme itulah, seorang pesepakbola tidak segan berpindah klub dari musim ke musim. Bahkan pemain asal Prancis, Nicolas Anelka, membela 12 klub berbeda di sepanjang karier sepakbolanya!

Tak jarang, ketika meninggalkan klub yang pernah dibela, si pemain mengungkap borok yang ada di mantan timnya tersebut. Kali ini Okezone akan membahas lima pemain bintang yang hina mantan klub sendiri. Siapa saja?

Berikut 5 pemain bintang yang hina mantan klub sendiri:

5. Neymar Jr

Neymar Jr

Neymar Jr meninggalkan Barcelona untuk pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2017. Saat itu, PSG memecahkan rekor transfer dunia untuk mendatangkan penyerang 28 tahun tersebut, yakni seharga 222 juta euro (Rp3,69 triliun).

Setelah resmi menjadi bagian skuad PSG, Neymar mengungkap ketidakbecusan manajemen Blaugrana –julukan Barcelona– dalam mengelola klub. Neymar menilai, manajemen Barcelona yang dipimpin Josep Maria Bartomeu tak memiliki komunikasi yang baik dengan para pemain.

“Tidak ada yang ingin saya sampaikan untuk para petinggi klub. Meski saya akui saya kecewa dengan mereka. Saya menghabiskan empat tahun di sana dan sangat bahagia. Saya mulai bahagia, menghabiskan empat tahun bahagia dan pergi bahagia. Tetapi tidak dengan mereka (pejabat klub),” ujar Neymar.

4. Pepe Lima

Pepe Lima

Pepe selama 10 tahun membela Madrid. Dalam periode tersebut, Pepe memberikan tiga trofi Liga Spanyol dan Liga Champions bagi publik Santiago Bernabeu. Akan tetapi, ketika kontraknya bersama Madrid segera berakhir pada 30 Juni 2017, bek berpaspor Portugal itu tidak mendapat perlakuan menyenangkan.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola yang Mirip Artis, Nomor 2 Kembaran Chuck Norris

Pepe hanya ditawari kontrak satu tahun. Namun, uniknya dalam sejumlah media manajemen Madrid menyebut telah menawari Pepe kontrak dua tahun. Alhasil, bek yang kini berusia 37 tahun itu memutuskan pindah ke Besiktas pada musim panas 2017.

3. Mario Balotelli

Mario Balotelli

Balotelli didatangkan Liverpool pada musim panas 2014 dan diproyeksikan menggantikan Luis Suarez yang hengkang ke Barcelona, namun penyerang berpaspor Italia itu gagal total. Pada musim 2014-2015 Balotelli hanya mencetak empat gol dari 28 pertandingan. Karena tak betah membela Liverpool, Balotelli sejak musim panas 2015 tak pernah lagi menginjak lapangan Melwood (markas latihan Liverpool).

"Terlepas dari para penggemar, yang fantastis, dan beberapa pemain yang sangat cocok dengan saya, saya tidak suka berada di sana (Liverpool). Saya punya dua pelatih, dengan Rodgers dan Klopp untuk waktu yang singkat, tetapi baik metode maupun kepribadian mereka tidak meninggalkan saya dengan kesan yang baik,” kata Ballotelli.

2. Dani Alves

Dani Alves

Alves delapan tahun (2008-2016) membela Barcelona dengan koleksi 23 trofi. Ia berperan sebagai fullback kanan andalan Barcelona, siapa pun pelatihnya. Akan tetapi, di tiga musim terakhir membela Barcelona, sejumlah rumor muncul mengatakan ia akan dilego ke klub. Secara blakblakan, Alves mengaku kondisi itu membuatnya tidak nyaman.

Alhasil, pada musim panas 2016 ia hengkang ke Juventus secara bebas transfer, meski masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2017. Saat itu, Alves menggunakan klausul yang mengatur dirinya bisa hengkang ke klub lain secara gratis meski masih memiliki kontrak satu tahun.

“Selama tiga musim terakhir saya, saya selalu mendengar bahwa mereka akan melepas saya ke klub lain, tetapi manajer tidak pernah mengatakan apa pun kepada saya. Mereka sangat salah dan tidak berterima kasih. Mereka tidak menghormati saya,” ujar Alves.

"Saya hanya ditawari untuk memperbarui ketika larangan transfer FIFA masuk. Saat itulah saya pergi dan menandatangani kesepakatan dengan klausul pemutusan hubungan kerja. Mereka yang menjalankan Barcelona hari ini (manajemen) tidak tahu bagaimana memperlakukan pemain,” tukasnya.

1. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic

Ibrahimovic didatangkan Barcelona dari Inter Milan pada musim panas 2009. Penyerang berpaspor Swedia itu diharapkan dapat menjalin kombinasi apik dengan Lionel Messi dan Thierry Henry di lini serang Blaugrana.

Namun, faktanya Ibrahimovic justru kerap dimainkan di posisi yang bukan favoritnya, yakni winger kiri. Fakta tersebut membuat Ibrahimovic berang. Alhasil, pada musim panas 2010 ia dipinjamkan ke AC Milan dan tak pernah lagi kembali ke Camp Nou dalam statusnya sebagai personel Barcelona.

“Saya punya mimpi untuk datang ke Barcelona. Tapi setelah itu saya berpikir bahwa mungkin saya harus menjaga mimpi saya, daripada mewujudkannya,” ujar Ibrahimovic

“Itu dimulai dengan baik, tetapi kemudian Lionel Messi mulai berbicara. Dia ingin bermain di tengah, bukan di sayap, sehingga sistem berubah dari 4-3-3 menjadi 4-5-1. Saya dikorbankan dan tidak lagi memiliki kebebasan di lapangan yang saya butuhkan untuk berhasil. Messi, Xavi, Iniesta dan kelompok mereka merupakan anak kecil,” tutup Ibrahimovic.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini