BERGAMO – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, masih kecewa dengan hasil 2-2 pada pekan 32 Liga Italia 2019-2020 kontra Juventus, Sabtu 12 Juli dini hari WIB lalu. Sebab, ia sempat berpikir La Dea sudah menang ketika skor masih 2-1 pada menit-menit terakhir.
Laga kontra Juventus tersebut memang menjadi milik Atalanta dari sisi statistik. Duvan Zapata dan kawan-kawan mampu mendominasi penguasaan bola hingga 53% dan melepaskan 13 percobaan dengan dua di antaranya tepat sasaran sekaligus menjadi gol.
Sebaliknya bagi Juventus, mereka memang bisa melepaskan delapan percobaan dan lima di antaranya menuju gawang. Akan tetapi, kedua gol dihasilkan dari titik penalti. Kedua hadiah penalti itu sempat dipermasalahkan oleh Gian Piero Gasperini seusai pertandingan.
Baca juga: Respons Kocak Netizen Tanggapi Dua Penalti Juventus di Laga Kontra Atalanta

Berbicara pertama kali usai laga tersebut, pelatih berkebangsaan Italia itu mengaku penampilan anak asuhnya sama sekali tidak mengecewakan. Satu-satunya kekecewaan yang dialami adalah harus kebobolan gol penalti ketika sudah nyaris menang.
“Penampilan anak-anak tidak bisa membuat saya merasa menyesal. Kami kecewa karena kemasukan gol penalti ketika tampaknya sudah menang,” ujar Gian Piero Gasperini, sebagaimana dilansir dari Football Italia, Selasa (14/7/2020).
“Saya menyukai apa yang kami lakukan melawan tim pemenang scudettodan bisa bilang mereka salah satu yang terbaik di Eropa juga,” sambung pria yang pernah menjadi bagian dari akademi Juventus pada dekade 1970 itu.