Gelandang Bhayangkara FC Asal Korea Selatan Tak Khawatir Main di Masa Pandemi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 49 2242480 gelandang-bhayangkara-fc-asal-korea-selatan-tak-khawatir-main-di-masa-pandemi-ikUrLXofR8.jpg Lee Yoo-joon. (Foto/Bhayangkara FC)

JAKARTA - Gelandang Bhayangkara FC asal Korea Selatan, Lee Yoo-joon, merasa tidak khawatir bermain di masa pandemi virus corona. Pasalnya ia sudah rindu rindu beraksi bersama rekan-rekannya.

Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) sudah memutuskan Liga 1 akan dilanjutkan pada Oktober mendatang. Namun, PSSI tidak merinci kepastian tanggal kapan liga akan kembali bergulir.

Lee menilai PSSI cukup terlambat mengambil keputusan untuk melanjutkan Liga 1. Meski begitu, ia bersyukur PSSI sudah menyatakan akan melanjutkan Liga 1 yang telah terhenti sejak pertengahan Maret lalu.

“Tentu saya rindu ingin main sepakbola lagi. Rindu aktivitas dan rutinitas tim dan juga teman-teman di Bhayangkara FC. PSSI cukup terlambat dalam memutuskan segalanya, termasuk liga yang akan start lagi di Oktober. Tapi masih lebih baik bisa start lagi dari pada liga harus stop,” kata Lee mengutip laman Bhayangkara FC, Selasa (7/7/2020).

Foto/Bhayangkara FC

Baca juga: Hadiahi Mobil Mewah untuk Pacar, Nurhidayat: Semoga Kamu Suka

Baca juga: Gairah Kiper Bhayangkara FC Sambut Kelanjutan Liga 1 2020

Lee pun tak khawatir Liga 1 2020 akan dilanjutkan di masa pandemi. Menurut dia yang penting, setiap laga menerapkan protokol kesehatan yang ketat, agar semua orang yang terlibat, aman dari penyebaran virus corona.

“Saya tidak khawatir selama semua komponen yang terlibat patuh dan mengikuti aturan yg ditetapkan. Seperti halnya di Korea dalam melaksanakan K-League. Indonesia perlu mencontoh dari negara lain yang sudah berhasil melaksanakan liga dan kompetisi sepak bola dalam masa pandemi,” kata Lee Yoo-joon.

Selama libur, Lee Yoo-joon berlatih mandiri. Sesekali, ia menyambangi Stadion PTIK untuk berlatih bersama beberapa pemain Bhayangkara FC guna menjaga kondisi fisik jelang Liga 1 2020.

“Saya latihan sendiri di rumah, dan setiap tiga hari dalam seminggu saya ajak teman-teman Bhayangkara FC yang ada di di wilayah DKI Jakarta ikut latihan di PTIK. Setelah itu sisa waktu yang ada saya habiskan untuk main dengan anak,” tuturnya.

Lee sudah bergabung sejak dari awal terbentuknya Bhayangkara FC yang dahulu bernama Bhayangkara Surabaya United pada 2016. Saat ini ia sudah menikah dengan warga negara Indonesia dan di karuniai satu anak. Lee juga menuju proses menjadi warga negara Indonesia juga.

Sebelum Liga 1 vakum, Bhayangkara FC telah memainkan tiga laga dan mengoleksi tiga poin dari hasil tiga kali imbang. Saat ini, The Guardian—julukan Bhayangkara FC—berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 2020.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini