Rosell pun menyadari betul bahwa klub yang pernah dipimpinnya tersebut merasa khawatir dengan perilaku buruk yang kerap ditunjukkan Neymar. Maka dari itu, Rosell pun menyarankan agar manajemen membuat kontrak khusus jika benar-benar berhasil membawa pulang Neymar, sebagai langkah antisipasi jika sang pemain bertingkah aneh.
“Tentu saja, saya akan membuat dua kontrak. Satu untuk sisi olahraga dan satu untu perilakunya. Saya cukup mengerti mengapa mereka ragu untuk mewujudkan transfer ini. Namun seperti yang saya katakan, mereka butuh Neymar dan begitu pula sebaliknya,” tuntasnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.