Arema FC Kurangi Fasilitas Pelatih dan Pemain Asing

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 04 Juli 2020 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 04 49 2241181 arema-fc-kurangi-fasilitas-pelatih-dan-pemain-asing-lNPNeyWDra.jpg Pelatih Mario Gomez bersama para pemain Arema FC. (Foto/Arema FC)

MALANG – Manajemen Arema FC mengurangi fasilitas dan pemain asing demi menekan pengeluaran klub selama masa pandemi virus corona. Pasalnya, pemasukan Arema sejak pandemi covid-19 berkurang drastis.

General Manager Arema, Ruddy Widodo mengatakan manajemen hanya bisa menggaji seperempat atau 25 persen kepada pelatih dan pemain selama bulan April hingga Agustus mendatang. Hal itu sesuai surat keputusan dari PSSI.

Foto/Okezone

Baca juga: Dilema Arema FC Turunkan Harga Tiket Pertandingan Liga 1 2020

Baca juga: Arema FC Jadikan Subsidi PT LIB sebagai Sumber Pemasukan

“Kami memangkas fasilitas untuk pelatih dan pemain asing. Misal rumah yang dalam kondisi normal sewanya sampai Rp100 juta, kini hanya Rp60 juta. Saya pikir ini tak masalah bagi mereka, dan sangat membantu finansial klub,” ungkapnya mengutip laman Wearemania, Sabtu (4/7/2020).

Selain memotong fasilitas dan gaji, manajemen Arema FC juga mengurangi bonus bagi pelatih dan pemain. Arema sebelumnya memberikan bonus, jika tim berhasil mendapatkan kemenangan dalam kandang atau tandang.

Selama tiga musim terakhir, Arema selalu menggunakan dana subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk membayar bonus-bonus pemain dan pelatih. Namun, dana tersebut kini dialihkan untuk membayar gaji bulanan pelatih dan pemain Arema FC.

“Bonus-bonus untuk tim tetap ada, tetapi nilainya yang mungkin akan kami kurangi. Kalau nominalnya seperti dalam kondisi normal, jelas memberatkan,” kata Ruddy.

“Saat ini memang dibutuhkan pengorbanan dari semua pihak. Kami sudah berkorban, pelatih dan pemain juga harus mau berkorban. Toh, pemangkasan ini tetap memerhatikan kelayakan bagi mereka,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini