MALANG – Manajemen Arema FC mengurangi fasilitas dan pemain asing demi menekan pengeluaran klub selama masa pandemi virus corona. Pasalnya, pemasukan Arema sejak pandemi covid-19 berkurang drastis.
General Manager Arema, Ruddy Widodo mengatakan manajemen hanya bisa menggaji seperempat atau 25 persen kepada pelatih dan pemain selama bulan April hingga Agustus mendatang. Hal itu sesuai surat keputusan dari PSSI.

Baca juga: Dilema Arema FC Turunkan Harga Tiket Pertandingan Liga 1 2020
Baca juga: Arema FC Jadikan Subsidi PT LIB sebagai Sumber Pemasukan
“Kami memangkas fasilitas untuk pelatih dan pemain asing. Misal rumah yang dalam kondisi normal sewanya sampai Rp100 juta, kini hanya Rp60 juta. Saya pikir ini tak masalah bagi mereka, dan sangat membantu finansial klub,” ungkapnya mengutip laman Wearemania, Sabtu (4/7/2020).
Selain memotong fasilitas dan gaji, manajemen Arema FC juga mengurangi bonus bagi pelatih dan pemain. Arema sebelumnya memberikan bonus, jika tim berhasil mendapatkan kemenangan dalam kandang atau tandang.