“Dia (De Gea) adalah satu-satunya pemain yang bisa diandalkan Man United selama empat tahun terakhir, tetapi dia yang sekarang sudah tidak sama lagi. Dia sudah berbeda selama beberapa waktu. Ketika performa Anda turun selama enam bulan, itu adalah gangguan sementara, tetapi ketika berlangsung selama satu tahun Anda harus mulai khawatir. Ketika berjalan lebih dari dua tahun, dia bisa saja menjadi lebih permanen (sering melakukan blunder,” kata Neville, melansir dari Daily Mail, Senin (22/6/2020).
“Hal itu sekarang menjadi representasi yang adil tentang apa terlihat dari De Gea karena dia membuat banyak kesalahan. Sesuatu hal yang sebelum dia tidak akan pernah buat. Sebab sebelumnya dia adalah seseorang yang bisa Anda andalkan sepenuhnya. Itu semua bisa terjadi karena memiliki kepercayaan diri. Lengan, kaki, dan tubuh adalah sama, itu semua terhubung dengan pikiran,” tambahnya.
“Perlakukan yang didapatkannya dari Spanyol tampaknya telah mempengaruhinya. Dia bahkan dicemooh oleh penggemar Spanyol ketika dia mengenakan jersey Timnas Spanyol. Di Piala Dunia 2018d ia benar-benar berjuang dan dari situd ia meragukan dirinya sendiri. Secara mental dia tidak persis sama,” tutup Neville.
(Ramdani Bur)