DORTMUND – Penggawa Borussia Dortmund, Emre Can, menilai rekan setimnya, Jadon Sancho, harus menjadi pribadi yang lebih dewasa. Hal tersebut diperlukan agar masalah-masalah yang tak seharusnya dilakukan, seperti kasus memotong rambut beberapa hari lalu, tak lagi diulangi Sancho.
Sosok Sancho memang tengah mendapat sorotan lebih dari publik lantaran dinilai melanggar protokol kesehatan yang ditetapkan untuk mencegah penyebaran virus corona. Hal itu terjadi kala pemain berpaspor Inggris tersebut memanggil seorang penata rambut ke rumahnya untuk memangkas rambutnya.

Sancho dianggap melanggar protokol kesehatan karena dalam foto yang beredar ia dan sang penata rambut tampak tak menggunakan masker atau pelindung wajah. Buntut dari kasus ini, Jadon Sancho dijatuhi hukuman berupa denda oleh operator Liga Jerman, DFL.
BACA JUGA: Emre Can Sebut Hertha Berlin Tak Ada Apa-apanya saat Hadapi Dortmund
Can pun memberi komentar soal kasus yang tengah dialami Sancho saat ini. Ia menilai Sancho membutuhkan bimbingan di luar lapangan agar keputusan yang lebih cerdas bisa dibuat. Can berharap kasus ini bisa memberi pelajaran kepada Sancho agar menjadi pribadi yang jauh lebih dewasa ke depannya.
Komentar ini disampaikan Can usai membela Dortmund saat menghadapi Hertha Berlin dalam laga pekan ke-30 Liga Jerman 2019-2020. Can sendiri diketahui menjadi pahlawan kemenangan pada laga tersebut karena berkat golnya di menit ke-57, Dortmund memetik kemenangan dengan skor 1-0.
"Jadon (Sancho) membutuhkan sedikit panduan. Dia anak yang hebat, begitu juga di luar lapangan. Memang benar, saya bergaul dengan baik dengannya. Dia hanya harus sedikit lebih pintar tentang hal-hal ini. Semua orang membutuhkan penata rambut. Dia harus tumbuh dewasa. Dia tidak seharusnya membuat kesalahan seperti itu di masa depan,” ujar Can, sebagaimana dikutip dari Sky Sports, Minggu (7/6/2020).
"Kami sebagai tim juga bertanggung jawab. Kami tidak terganggu olehnya. Kami tahu dia harus lebih disiplin dalam beberapa hal. Saya tidak berpikir dia melakukan ini dengan sengaja untuk menciptakan skandal,” lanjutnya.
“Mungkin dia tidak menyadarinya, mungkin dia memercayai terlalu banyak orang dalam beberapa hal. Dia membutuhkan orang untuk membimbingnya. Di situlah lingkungan sangat penting,” tukas mantan pemain Liverpool tersebut.
(Ramdani Bur)