BARCELONA – Mantan presiden Barcelona periode 2000-2003, Joan Gaspart, memberi sindiran kepada presiden Liga Spanyol, Javier Tebas. Gaspart meyakini Liga Spanyol 2019-2020 sudah dihentikan andai ketika kompetisi ditangguhkan medio Maret 2020, Real Madrid berada di puncak klasemen. Kemudian setelah dihentikan, gelar juara bakal diberikan kepada Madrid selaku pimpinan klasemen.
Sekadar informasi, Tebas merupakan fans sejati Madrid. Dalam beberapa kesempatan, Tebas mengaku sebagai fans klub yang telah memenangkan 33 trofi Liga Spanyol tersebut. Meski begitu, semenjak menjabat sebagai presiden Liga Spanyol, Javier Tebas menunjukkan integritasnya.

(Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas)
Sejauh ini Tebas tidak pernah mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan Madrid. Sebelum mengambil keputusan Tebas selalu meminta pendapat eluruh kontestan atau 20 klub anggota Liga Spanyol.
BACA JUGA: Transfer Lautaro ke Barcelona Terhalang Restu Inter
“Jika Madrid memuncaki klasemen sebelum kompetisi ditangguhkan, Liga Spanyol telah berakhir dan gelar juara diberikan kepada mereka,” kata Gaspart mengutip dari Sportskeeda, Kamis (28/5/2020).
Sebelum kompetisi ditangguhkan pada pekan ke-27, Barcelona duduk di puncak klasemen dengan koleksi 58 angka, unggul dua poin dari Madrid di tempat kedua. Kondisi di atas menunjukkan perebutan gelar juara Liga Spanyol 2019-2020 bakal sengit hingga akhir.
Rencananya, Liga Spanyol 2019-2020 kembali bergulir pada Kamis 11 Juni 2020. Laga pembuka atau pertandingan comeback Liga Spanyol 2019-2020 akan menyajikan Derby El Gran yang mempertemukan Sevilla kontra Real Betis.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.