Share

Chiellini Bantah Ada Keributan di Ruang Ganti Juventus saat Kalah dari Madrid di Final Liga Champions

Ramdani Bur, Okezone · Selasa 26 Mei 2020 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 26 261 2219916 chiellini-bantah-ada-keributan-di-ruang-ganti-juventus-saat-kalah-dari-madrid-di-final-liga-champions-iFFaacHrum.jpg Karim Benzema saat coba melewati hadangan Bonucci. (Foto: Realmadrid.com)

TURIN – Kapten Juventus, Giorgio Chiellini, mengungkap penyebab kenapa timnya kalah 1-4 dari Real Madrid di final Liga Champions 2016-2017. Chiellini membantah timnya kalah karena terjadi keributan di ruang ganti pemain pada jeda babak pertama. Bek 35 tahun itu menegaskan Juventus kalah karena kelelahan bukan hal lain.

Juventus bersua Madrid di final Liga Champions 2016-2017 yang digelar di Stadion Millenium Cardiff. Hingga babak pertama berakhir, skor sama kuat 1-1. Madrid unggul lebih dulu lewat aksi Cristiano Ronaldo pada menit 20, sebelum Mario Mandzukic menyamakan kedudukan tujuh menit berselang.

Cristiano Ronaldo

(Chiellini saat memandangi Ronaldo yang hendak membobol gawang Juventus di final Liga Champions 2016-2017)

Hanya saja, di paruh kedua pertandingan Bianconeri –julukan Juventus– menjadi bulan-bulanan Madrid. Saat itu, Madrid racikan Zinedine Zidane mencetak tiga gol tambahan via tembakan Casemiro pada menit 61, Ronaldo (64’) dan Marco Asensio (90’). Alhasil, Madrid menang 4-1 atas Juventus kala itu.

BACA JUGA: Tolak Juventus, Arthur Melo Dipastikan Bertahan di Barcelona

Kelar pertandingan, beredar rumor yang mengatakan Juventus kalah telak dari Madrid karena terjadi perselisihan di jeda babak pertama. Kabarnya, Leonardo Bonucci sempat membentak Paulo Dybala yang kurang tampil prima di babak pertama, sehingga keributan pun terjadi. Rumor di atas pun dibantah secara tegas oleh Chiellini.

 

“Ada banyak pembicaraan setelah kami kalah di final Liga Champions dari Real Madrid. Tidak ada yang aneh saat itu, kami hanya kelelahan. Tidak ada yang bertengkar saat itu,” kata Chiellini mengutip dari Football Italia, Selasa (26/5/2020).

“Saya tegaskan lagi, kami kalah karena kekalahan. Final berjalan lambat bagi kami, mengingat kami kelelahan. Saat itu, Mario Mandzukic dan Pjanic tidak dalam kondisi prima. Kedua lutut mereka dalam masalah. Ditambah lagi, pemain lain kehabisan napas dan pada akhirnya kami kalah,” tutup Chiellini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini