nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

CEO Premier League Tidak Tutup Kemungkinan Liga Inggris 2019-2020 Dihentikan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 23 Mei 2020 12:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 23 45 2218477 ceo-premier-league-tidak-tutup-kemungkinan-liga-inggris-2019-2020-dihentikan-XXwfKUOWd6.jpg Liga Inggris 2019-2020 bisa saja dihentikan lebih cepat (Foto: Premier League)

LONDON – CEO Premier League, Richard Masters, optimis Liga Inggris 2019-2020 bakal dilanjutkan dalam waktu dekat. Akan tetapi, ia juga tidak menutup kemungkinan kompetisi musim ini bisa dihentikan jika situasinya tidak memungkinkan.

Klub-klub Liga Inggris 2019-2020 sudah kembali menggelar latihan sepanjang pekan ini. Persiapan maksimal dilakukan guna menyambut bergulirnya Liga Inggris 2019-2020 yang direncanakan pada 12 Juni mendatang.

Baca juga: Liga Inggris 2019-2020 Bergulir Lagi, Liverpool Siap Sapu Bersih Laga

Richard Masters masih membuka kemungkinan liga diakhiri lebih cepat (Foto: Premier League)

Dalam wawancara eksklusif dengan BBC, Richard Masters mengaku sangat percaya diri musim ini bisa dilanjutkan pada Juni 2020. Namun, tidak tertutup kemungkinan musim diakhiri lebih cepat. Untuk kemungkinan terburuk ini, pihaknya masih belum berbicara dengan klub.

“Penghentian musim masih merupakan kemungkinan. Apa yang akan terjadi bila opsi itu diambil, masih belum kami bahas bersama klub-klub,” papar Richard Masters, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (23/5/2020).

Terkait tanggal kembalinya liga, pria berkebangsaan Inggris itu belum memberikan kepastian. Ia justru menyebut tanggal kembalinya Liga Inggris 2019-2020 harus fleksibel. Menurutnya, kembalinya para pemain ke lapangan latihan menunjukkan sebuah momentum positif.

“Ada semacam momentum. Kami sudah berhasil mengambil langkah pertama. Sangat hebat buat semua orang, terutama penggemar, untuk melihat para pemain kembali ke lapangan latihan. Kami tidak akan mengambil langkah tersebut jika tidak yakin sudah menciptakan lingkungan yang aman buat mereka,” pungkas Richard Masters.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini