nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kepolisian Manchester Ragu Penonton Liga Inggris Patuhi Aturan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 14 Mei 2020 06:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 14 45 2213767 kepolisian-manchester-ragu-penonton-liga-inggris-patuhi-aturan-0HFWxkDRtT.jpg Kerumunan massa di dekat Stadion Old Trafford (Foto: Premier League)

MANCHESTER – Kepala Kepolisan Greater Manchester, Ian Hopkins, ragu para penggemar tidak akan berbondong-bondong ke stadion saat Liga Inggris 2019-2020 dilanjutkan lagi. Apalagi, Kota Manchester akan menjadi tuan rumah laga antara dua tim teratas, Man City vs Liverpool.

Pemerintah Inggris sudah memberi izin agar Liga Inggris 2019-2020 dapat dilanjutkan kembali pada 12 Juni mendatang. Namun, seluruh 92 pertandingan tersisa harus digelar tanpa penonton. Kendati tanpa penonton di dalam stadion, penggemar masih bisa berkumpul di area luar.

Man City akan menjamu Liverpool di Etihad tanpa penonton (Foto: Premier League)

Baca juga: Liga Dihentikan Tanpa Degradasi, Liverpool Tak Berhak Juara

Hal itu yang menjadi kekhawatiran dari Ian Hopkins. Premier League sempat mewacanakan laga digelar di tempat netral guna mencegah kehadiran penggemar. Namun, Ian Hopkins menilai opsi itu juga percuma saja mengingat antusiasme yang tinggi terhadap sepakbola.

“Liverpool datang ke markas Manchester City. Saya tidak ragu pertandingan itu akan menarik perkumpulan massa entah mereka diizinkan masuk ke stadion atau tidak. Harus benar-benar dipikirkan secara matang,” tutur Ian Hopkins, dikutip dari BBC, Kamis (14/5/2020).

“Apa yang kami takutkan adalah orang-orang akan tetap datang entah di tempat netral atau kandang. Saya tidak bilang polisi tidak akan mampu mengatasinya, tidak. Tetapi, kita dalam kondisi yang khusus dan sulit,” tukas lelaki berkebangsaan Inggris itu.

Ian Hopkins menyebut, isu kesehatan harus tetap menjadi kekhawatiran bersama masyarakat Inggris. Sebab, kerumunan massa untuk menonton pertandingan sepakbola justru akan membuat kampanye jaga jarak aman demi memutuskan mata rantai penyeberan virus Corona sia-sia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini