“Kami sedang dalam perjalanan di bus tim menuju Upton Park untuk menghadapi Fulham. Saya menerima telefon dari seorang Prancis di Real Madrid dan dia bilang, ‘Hi. Saya bekerja untuk Real Madrid dan saya sedang berbicara dengan Anda,’” tutur Julien Faubert, melansir dari Goal, Jumat (27/3/2020).
“Saya bilang padanya kalau saya akan menjalani pertandingan penting dan tidak punya waktu untuk omong kosong. Saya matikan telefon, bertanding, dan setelah pertandingan ada 30 pesan singkat serta 50 pesan suara. Baru saya anggap itu serius,” imbuh mantan penggawa Borneo FC itu.
Julien Faubert mengaku sangat bahagia dengan pendekatan tersebut. Apalagi, transfer itu terwujud dalam waktu singkat. Sayangnya, kisah Faubert di Real Madrid tidak berakhir bahagia karena hanya dua kali tampil berkostum putih hingga dikembalikan ke West Ham pada musim panas 2009.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)