BELGRADE – Penyerang Real Madrid, Luka Jovic, tengah mendapat perhatian besar dari publik lantaran diketahui melanggar aturan karantina di Serbia. Kini, Jovic mengatakan bahwa dirinya siap menerima konsekuensi atas kesalahan yang telah dilakukan.
Jovic yang tengah melakukan karantina mandiri di Serbia diketahui meninggalkan apartemennya untuk merayakan ulang tahun sang kekasih. Tindakan ini pun sontak dikecam berbagai pihak. Ia bahkan mendapat teguran langsung dari Perdana Menteri (PM) Serbia, Ana Brnabic.

Mendapati kondisi ini, Jovic pun memberi penjelasan. Ia mengaku tak tahu bahwa aksinya tersebut ternyata melanggar aturan isolasi di Serbia. Sebab, aturan isolasi mandiri di Spanyol serta Italia masih memperbolehkan seseorang keluar rumah untuk membuang sampah, membeli obat di apotek, atau berbelanja kebutuhan pokok.
BACA JUGA: Presiden Serbia Minta Jovic Ditangkap jika Masih Bandel Keluyuran
Tetapi, aturan yang berbeda ternyata diterapkan di negara asalnya, Serbia. Jovic diketahui seharusnya menjalani isolasi diri selama 28 hari. Apalagi, Jovic sendiri diketahui diperintahkan klubnya, Real Madrid, untuk melakukan karantina mandiri usai seorang anggota tim bola basket dari dinyatakan positif terjangkit virus corona.