MADRID – Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, tengah mencari cara untuk bisa menyelesaikan kompetisi pada 30 Juni 2020. Menurut laporan yang disampaikan Football Espana, Jumat (20/3/2020), Tebas beserta pihak-pihak terkait sedang merumuskan jadwal pertandingan yang dimainkan setiap dua hari sekali.
Sebelum ini, UEFA telah mengeluarkan ketetapan bagi negara-negara di Eropa untuk menyelesaikan kompetisi domestik mereka paling lambat pada 30 Juni 2020. Maka dari itu, Tebas pun berupaya untuk memenuhi tuntutan yang diminta UEFA tersebut.
Baca juga: Luka Jovic Dikecam Gara-Gara Pulang di Tengah Wabah Virus Corona

Semula, Liga Spanyol dijadwalkan untuk berlanjut lagi pada awal April 2020. Akan tetapi, karena kondisi saat ini tak kunjung membaik dan semakin banyak korban bermunculan akibat Virus Corona (Covid-19), maka Tebas pun berencana untuk memperpanjang masa penangguhan kompetisi.
Menurut perkiraan Tebas, kompetisi baru bisa dimulai pada pertengahan Mei 2020. Sementara itu, ada 11 giornata pertandingan Liga Spanyol yang belum dimainkan, bersama dengan final Copa del Rey, lanjutan Liga Champions dan Liga Eropa.
Jika UEFA menginginkan kompetisi berakhir pada 30 Juni 2020, sedangkan pertandingan baru bisa dimainkan lagi pada pertengahan Mei, maka berdasarkan perhitungan, tim-tim harus berlaga setiap dua hari sekali. Solusi lainnya adalah Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) meminta izin kepada UEFA untuk menyelesaikan kompetisi tanpa terikat batas waktu, seperti yang dilakukan FA.
“Skenario dasar adalah bahwa di pertengahan akhir Mei adalah tanggal untuk memulai (pertandingan) lagi, sehingga kami dapat menyelesaikan musim pada 30 Juni (2020)," jelas Tebas, seperti dilansir dari Football Espana, Jumat (20/3/2020).
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.