nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tottenham vs Leipzig, Mourinho Sebut Spurs Bertarung dengan Peluru Kosong

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 13:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 20 261 2171406 tottenham-vs-leipzig-mourinho-sebut-spurs-bertarung-dengan-peluru-kosong-FKcpj4XTXZ.jpg Jose Mourinho mengibaratkan Tottenham Hotspur seperti pistol tanpa peluru (Foto: UEFA)

LONDON – Badai cedera yang melanda Tottenham Hotspur disinyalir Pelatih Jose Mourinho menjadi penyebab kekalahan timnya dari RB Leipzig di Leg I 16 Besar Liga Champions 2019-2020. Sebab, tim tamu mampu menurunkan kekuatan penuh sementara anak asuhnya seperti bertarung dengan peluru kosong.

Tottenham Hotspur tampil tanpa dua penyerang andalannya, yakni Harry Kane dan Son Heung-min, saat menjamu RB Leipzig di kandang sendiri, Kamis (20/2/2020) dini hari WIB. Situasi makin runyam karena Jose Mourinho harus menurunkan Erik Lamela yang baru kembali dari cedera demi memetik hasil bagus.

Tottenham Hotspur harus tampil dengan kekuatan seadanya (Foto: UEFA)

Baca juga: Tottenham vs Leipzig, Nagelsmann: Penting untuk Tidak Kebobolan!

The Special One menyebut ada dua perspektif yang bisa diambil dari situasi tersebut. Pertama, para pemain Spurs punya mental bagus dan mampu bertarung dengan sekuat tenaga. Sedangkan kedua, situasi yang dialami Si Lili Putih sungguh buruk.

“Lamela, Anda tahu berapa sesi latihan yang dijalani? Nol. Baru sembuh dari cedera, dia sudah bermain 20 menit. Anda bisa lihat RB Leipzig yang memainkan Patrik Schick, Timo Werner, dan Christopher Nkunku. Ketika Nkunku lelah, masuk Emil Forsberg. Schick lelah, masuk Yussuf Poulsen,” terang Jose Mourinho, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (20/2/2020).

“Seperti itu lah situasi kami. Ini seperti bertarung dengan pistol tanpa peluru. Jadi, kami sudah melakukan yang kami bisa. Menurut saya, pada leg kedua kami bisa melakukan hal berbeda,” tukas pria berusia 57 tahun tersebut.

Peluang Tottenham Hotspur untuk lolos memang belum tertutup dengan kekalahan 0-1. Sebab, mereka pernah membalikkan situasi dari tertinggal 0-1 menjadi lolos dengan keunggulan agregat gol tandang ketika melakoni Semifinal Liga Champions 2018-2019 kontra Ajax Amsterdam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini