Respons PSSI Setelah Tinjau Venue Piala Dunia U-20 2021 di Yogyakarta

Sabtu 08 Februari 2020 18:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 08 51 2165481 respons-pssi-setelah-tinjau-venue-piala-dunia-u-20-2021-di-yogyakarta-1ZIhT5nmZ7.jpg Piala Dunia U-20 2021 (Foto: PSSI)

JOGJAKARTA – Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan meninjau beberapa venue di Yogyakarta yang disiapkan sebagai calon veneue pendukung Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang, Sabtu (8/2/2020) siang WIB.

Pada kunjungan tersebut, ia mengatakan setidaknya ada enam lokasi yang diproyeksikan sebagai calon venue utama maupun pendukung "training field" negara peserta Piala Dunia U-20 2021, mengingat Indonesia akan menjadi tuan rumah kompetisi olahraga bergengsi tersebut.

Baca juga: Ketum PSSI Tinjau Kesiapan Fasilitas untuk Piala Dunia U-20 2021

Stadion utama maupun pendukung diinspeksi langsung oleh rombongan mulai Mandala Krida, lapangan Kenari, UNY, Stadion Pancasila, YIS hingga Stadion Sultan Agung.

Usai menginspeksi Mandala Krida dan Lapangan Kenari, Iwan Bule sapaan akrab M Iriawan mengungkap cukup antusias dengan kondisi dua lokasi yang telah ditinjau di Yogyakarta. Area cukup bagus di tengah kota dengan tanah yang flat dan luas menjadi modal luar biasa bagi DIY sebagai tuan rumah.

“Lapangan Kenari ini saya pikir cukup bagus, dekat dengan stadion utama (Mandala Krida). Masih tengah kota dan tanah cukup flat dan luas. Ini sekarang dua lapangan tapi saya minta tiga. Teknis ada pohon beringin tapi kita akan coba ukur lagi. Kita akan komunikasi dengan Sultan apakah nanti lapangan panahan bisa digeser atau bagaimana. Kalau tak bisa paling tidak ada dua dulu, harapannya sih bisa tiga di sini semua,” ungkap Iwan Bule, seperti dilansir dari laman krjogja, Sabtu (8/2/2020).

Terkait percepatan pembangunan segala fasilitas sesuai prasarat FIFA, Iwan Bule berharap pemerintah daerah termasuk DIY bisa merespon dengan cepat. Pasalnya, banyak daerah ingin menjadi tuan rumah penyelenggaraan bersejarah untuk Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia.

“Harapannya pemerintah daerah harus cepat merespon. Kalau pusat pasti, tapi pemerintah daerah harus cepat merespon. Banyak yang ingin ketempatan venue ini, kalau tidak merespon ya kita cari daerah lain yang merespon. Yang jelas pemerintah akan berusaha membantu maksimal,” ungkap Iwan lagi.

Dari dua lokasi yang ditinjau perdana di DIY, PSSI melihat adanya kebutuhan pembenahan fasilitas seperti tempat duduk single, lampu, tempat ganti pakaian hingga jacuzzi. “Harapannya bisa segera diperbaiki dan bisa sesuai dengan apa yang disampaikan FIFA,” pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini