Iriawan menegaskan, salah satu syarat penting penunjukan sebuah kota menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yakni komitmen dukungan dari pemerintah daerah, baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, untuk menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan. Misalnya, pembangunan kelengkapan stadion utama dan lapangan latihan, akses jalan memadai ke stadion maupun penyediaan infrastruktur lain.
“Ini adalah hajatan besar yang harus kita sukseskan bersama. Untuk itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” kata Iriawan.
Secara istimewa, pada kesempatan Joint Inspection ini, Iriawan dan Cucu Sumantri bertemu langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Rakyat Basuki Hadimuljono yang juga berada di kampus Universitas Padjajaran dan menjadi pembicara utama Reuni Akbar Fakultas Hukum Unpad.
“Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendukung penuh penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021. Kami doakan, Pak Iriawan dan seluruh jajaran PSSI sukses mempersiapkan perhelatan akbar yang kian membanggakan negeri kita ini,” kata Basuki.
Dalam rangkaian persiapan Piala Dunia U-20 2021, pada 30 Januari hingga 20 Februari, Iriawan dan Cucu Sumantri akan berkelilling menginspeksi kota-kota yang dinominasikan menjadi ‘host cities’ yakni Jakarta, Bogor, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Bandung, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Palembang.
“Kami juga memasukkan Pekanbaru sebagai kota yang akan menjadi tujuan inspeksi calon tuan rumah Piala Dunia U-20,” tutup Iriawan.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.