“Cerita yang sama terjadi lagi di laga kandang kami. Semua laga memang sebenarnya berbeda, seperti saat kami melawan Tottenham. Saya pernah mengatakan usai laga kontra Tottenham berakhir bahwa kami harus mengeluarkan performa yang sama seperti itu. Tapi terkadang memang hasilnya berbeda,” kata Lampard, dikutip dari Football London, Jumat (27/12/2019).

“Karena ceritanya hampir sama, maka saya akan mengatakan apa yang sudah saya katakan di konferensi pers Bournemouth (saat Chelsea kalah). Seharusnya setiap pemain bermain satu lawan satu ketika Anda adalah seorang pemain ofensif, bermain di sudut lawan, menyerang bersama, dan menghancurkan pertahanan lawan. Karena tim (musuh) tidaklah bodoh, mereka terorganisir dengan baik dan Anda perlu memiliki jiwa untuk menyerang,” lanjutnya.
“Sangat sulit untuk bisa mencapai 70% penguasaan bola dan mengontrol pertandingan, terutama di babak pertama. Tidak melakukan banyak hal, umpan silang, melakukan umpan finishing, dan mengakhiri suatu kesempatan adalah hal utama yang tak ada di kami,” tutupnya.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.