Nedved Biasa Saja saat Tahu Juventus Lawan Lyon di Babak 16 Besar

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 261 2142739 nedved-biasa-saja-saat-tahu-juventus-lawan-lyon-di-babak-16-besar-5m6ZafxaK7.jpg Juventus (Foto: Twitter/@juventusfc)

NYON – Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved biasa saja saat tahu Bianconeri –julukan Juventus– akan melawan Olympique Lyonnais di babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Bagi Nedved, Juventus tidak bisa memilih lawan yang mau dihadapi tetapi siapa pun yang mengahadang akan mereka lawan dengan sekuat tenaga.

Undian babak 16 besar Liga Champions musim ini baru saja selesai dilakukan di Nyon, Swiss, Senin 16 Desember 2019, sore WIB. Beberapa pertandingan besar akan tersaji saat Manchester City berjumpa Real Madrid, Bayern Munich melawan Chelsea, Liverpool menghadapi Atletico Madrid dan Barcelona bertemu Napoli.

Gonzalo Higuain (Foto: Twitter/@juventusfcen)

Sementara itu, Juventus sebagai salah satu calon kuat juara Liga Champions musim ini mendapatkan lawan yang relatif menguntungkan mereka yakni Lyon. Di atas kertas tentu saja Juventus dengan sederet pemain bintangnya lebih diunggulkan untuk melaju ke babak selanjutnya.

BACA JUGA: Sarri Puas dengan Performa Tiga Penyerang Juventus saat Bungkam Udinese

Namun, Lyon pun dapat memberikan kejutan andaikan Juventus tidak berhati-hati. Nedved menilai kesalahan kecil dapat membuat Juventus keluar dari Liga Champions musim ini. Oleh sebab itu, Juventus tidak boleh memandang remeh Lyon.

Memphis Depay (Foto: AFP)

“Kami tidak bisa mengeluh (soal undian), mengingat tahun lalu kami bermain lawan Atletico (Madrid), tetapi jika Anda tidak dalam bentuk (terbaik) ketika Liga Champions kembali sekitar Februari dan Maret, hanya sedikit yang bisa Anda lakukan. Kejadian musim lalu menguntungkan bagi kami, tetapi itu tidak memengaruhi apa pun, hanya bentuk saat ini yang penting,” kata Nedved, melansir dari laman resmi Juventus, Selasa (17/12/2019).

"Liga Champions tidak boleh menjadi obsesi, tetapi tujuan yang konkret bagi kami, seperti tim lain yang ingin memenangkan final. Akan tetapi, di Liga Champions satu kesalahan dapat mengirim Anda keluar,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini