nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Guardiola Akui Finishing Man City Sangat Buruk

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 08:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 45 2137191 guardiola-akui-finishing-man-city-sangat-buruk-C3VrCS3smK.jpg Pelatih Manchester City, Josep Guardiola. (Foto: Twitter Man City)

MANCHESTER – Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, mengakui ada titik kelemahan timnya yang sudah sangat terekspos di musim 2019-2020 ini. Kelemahan utama yang dimaksud Guardiola itu adalah terkait betapa buruknya finishing atau penyelesaian akhir Man City ketika di suatu pertandingan.

Guardiola merasa Man City terlalu banyak membuang peluang di setiap pertandingan mereka di musim ini. Walaupun hingga pekan ke-14 Man City adalah tim dengan gol terbanyak di Liga Inggris 2019-2020, yakni 39 gol, namun bagi Guardiola jumlah tersebut seharusnya bisa lebih banyak lagi andai saja finishing timnya tidak buruk.

Baca Juga: Man City Dipastikan Belum Menyerah untuk Kejar Liverpool

Skuad Manchester City

Permasalahan terkait finishing yang dilakukan Sergio Aguero dan kawan-kawan sebenarnya sudah dirasakan Guardiola semenjak musim lalu. Namun, hal tersebut belum juga berhasil ia atasi hingga di musim ini. Karena buruknya finishing tersebut, Man City akhirnya jadi kesulitan meraih kemenangan.

“Ini (masalah buruknya penyelesaian akhir) sangat mirip dengan musim lalu. Kami memiliki 24 peluang tendangan, namun tidak semuanya tepat sasaran. Bahkan, dari peluang itu pun kami hanya memiliki tiga atau empat kesempatan saja yang satu lawan satu dengan kiper,” kata Guardiola, mengutip dari Daily Mail, Selasa (3/12/2019).

Guardiola pun menbandingkan Man City dengan tim lain. Ia melihat setiap lawannya mungkin hanya memiliki peluang yang lebih sedikit, namun dari kesempatan yang sedikit itu bisa dikonversikan menjadi sebuah gol.

Hal tersebutlah yang seharusnya juga dilakukan Man City. Karena itu, Guardiola ingin The Citizens –julukan Man City– harus lebih baik ketika berada di depan gawang.

Guardiola dan Mikel Arteta

“Mereka menembak dua kali dan mencetak gol. Itu adalah statistik yang luar biasa. Kami mencoba untuk membuat lebih banyak dan lebih sedikit kebobolan. '

Gara-gara sulit menang itulah yang pada akhirnya membuat Man City gagal mendekati Liverpool di papan klasemen Liga Inggris 2019-2020. Kini, jarak antara Man City dengan Liverpool yang berada di puncak klasemen Liga Inggris 2019-2020 pun terpaut 11 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini