nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakhri Husaini Berpeluang Tangani Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2020

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 11 November 2019 12:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 11 51 2128272 fakhri-husaini-berpeluang-tangani-timnas-indonesia-u-19-di-piala-asia-u-19-2020-P85BCdxs8s.jpg Fakhri Husaini, pelatih Timnas Indonesia U-19. (Foto: PSSI)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, membuka kemungkinan untuk memperpanjang kontrak pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Fakhri Husaini. Dalam waktu dekat, Departemen Teknik PSSI yang diisi Bader Ahmad dan Danurwindo akan memberikan evaluasi kepada Fakhri Husaini.

Kemudian, hasil evaluasi Fakhri akan diberikan kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Setelah itulah, baru diketahui masa depan Fakhri yang kini juga menjabat sebagai manajer Corporate Social Rensposibility (CSR) di PT. Pupuk Kaltim Bontang.

Fakhri Husaini

"Pak ketum (keua umum PSSI, Moch. Iriawan) akan melakukan evaluasi, jadi secara teknis dulu. Area teknis akan dipelajari Departemen Teknik," kata Tisha mengutip dari Goal, Senin (14/11/2019).

BACA JUGA: Saran Fakhri Husaini soal Pelatih Timnas Indonesia U-19 Selanjutnya

"Nanti evaluasi, dan rekomendasi akan disampaikan kepada ketum dan ke depan Exco. Nanti rencana, dan persiapan ke depan, akan kami putuskan," lanjut Tisha.

Kontrak Fakhri bersama Timnas Indonesia U-19 akan berakhir pada 31 Desember 2019. Karena itu, laga kontra Korea Utara merupakan pertandingan terakhir Fakhri bersama Timnas Indonesia U-19.

Fakhri Husaini

Bahkan Fakhri sudah memberikan saran kepada PSSI. Jika nantinya ia tak lagi dipercaya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19, ia berharap sosok juru taktik Garuda Nusantara adalah orang lokal. Dalam pandangan Fakhri, hanya orang lokal yang paham dengan kualitas dan kemauan para pemain.

Meski begitu, peluang Fakhri membesut Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2020 cukup besar. Sebab, Tisha telah memberikan indikasi tersebut.

"Positif pastinya. Maka dari itu, kami harus membantu level coach kita di Asia, baru coach Fakhri dan Indra (Sjafri) yang berpengalaman hingga delapan besar Asia. Untuk lebih jauh lagi, kita belum punya pengalaman di area pelatih lokal itu. Jadi kita harus support coach lokal kita,” tutup perempuan 34 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini