nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Takluk dari Arema, Pelatih Madura United Soroti Kelemahan di Lini Belakang

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 21:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 08 49 2127620 takluk-dari-arema-pelatih-madura-united-soroti-kelemahan-di-lini-belakang-5nQYjYOpWY.jpeg Pelatih Madrua United, Rasiman (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

MALANG - Pelatih Madura United, Rasiman, menilai kekalahan timnya dari Arema FC dengan skor 0-2 karena lengahnya lini belakang. Ia mengakui anak asuhnya memiliki titk lemah dalam menjaga pertahanan sehingga mampu dimanfaatkan Arema FC dengan mencetak dua gol melalui Makan Konate dan Rivaldi Bawuo.

"Arema bisa memanfaatkan situasi kelengahan pertahanan kita untuk membuat pertandingan menjadi 0-2," ungkap Rasiman usai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat petang (8/11/2019).

Kelengahan lini belakang itulah yang menyebabkan Rasiman memberikan perhatian khusus ke lini pertahanan Madura United untuk pertandingan selanjutnya.

Arema FC vs Madura United (Foto: Twitter Arema)

"Itu tanggung jawab saya, mudah-mudahan di jeda kompetisi ini saya bisa memperbaiki," bebernya.

Rasiman juga menyoroti permainan efektif lawannya yang bisa mengonversi beberapa peluang menjadi dua gol yang bersarang di gawang Muhammad Ridho.

Baca juga Arema FC Tundukkan Madura United 2-0

"Arema bermain lebih efektif, mereka lebih bisa memanfaatkan peluang. Kita sangat kesulitan menembus pertahanan Arema yang begitu rapat," ucap Rasiman.

"Arema bermain lebih efektif, mereka lebih bisa memanfaatkan peluang. Kita sangat kesulitan menembus pertahanan Arema yang begitu rapat," ucap Rasiman.

Bahkan saat pemainnya mencoba beberapa kali serangan ke jantung pertahanan Arema yang dikawal Arthur da Cunha dan Hamka Hamzah, selalu gagal. Justru saat tengah asyik menyerang inilah fokus permainan anak asuhnya hilang sehingga bisa kecolongan oleh gol Rivaldi Bawuo menit 84.

Arema FC vs Madura United (Foto: Twitter Arema)

"Saya rasa setelah gol kedua kita praktis sangat sulit untuk come back, kalau saat ketinggalan 1 - 0 kita bisa come back kita masih punya kesempatan, tapi kalau 2-0 saya rasa gol Rivaldi (Rivaldi Bawuo) itu kill of the game," tuturnya.

Meski menelan kekalahan, Madura United masih bertahan di peringkat dua klasemen sementara Liga 1 musim 2019 dengan torehan 44 poin dari 12 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 7 kali menderita kekalahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini