"Kerusakannya banyak, bench pemain dihancurkan, semua dibakari, papan reklame habis, lintasan lari rusak," ungkap Edi saat ditemui media.

Edi menambahkan sejumlah fasilitas stadion termasuk lorong masuk pemain, gawang, dan kursi tribun penonton rusak dan banyak yang ambruk. "Gawangnya ajur (hancur), tinggal tiangnya saja," bebernya.
Terkait nyala api di stadion, ia memastikan tak ada lagi api yang menyala lantaran sudah dipadamkan petugas. "Semua api sudah padam, penonton sudah keluar semua petugas memadamkan api. Besok ada tim kita cek lagi sejauh mana kerusakannya," imbuhnya.
Meski demikian pihaknya belum dapat menghitung kisaran kerugian imbas kerusakan tersebut. "Belum kita estimasi, tapi kalau angkanya jutaan kita belum berani ngomong," lanjut Edi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Oknum suporter Persebaya berbuat anarkis pasca Persebaya menderita kekalahan 2-3 dari tim tamu PSS Sleman. Para suporter merusak papan iklan, bangku cadangan pemain, spanduk, hingga kursi di tribun penonton. Bahkan landasan lari di setel ban pun tak luput dibakar suporter.
Pihak keamanan tak mampu berbuat banyak lantaran kalah jumlah dengan ribuan suporter yang memasuki lapangan stadion. Akibat aksi ini skuad Persebaya langsung dievakuasi ke ruang ganti dan segera meninggalkan stadion dengan menggunakan dua unit kendaraan taktis milik Polda Jawa Timur.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.