nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata Bukan yang Pertama Origi Dihina Suporter Liverpool

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 25 Oktober 2019 11:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 25 261 2121574 ternyata-bukan-yang-pertama-origi-dihina-suporter-liverpool-oaJOd65vCw.jpg Oknum suporter Liverpool diduga melakukan rasis kepada Origi. (Foto: Mirror)

LIVERPOOL – Divock Origi ternyata sudah dua kali mendapat perlakuan rasis dari suporter Liverpool. Pertama kali penyerang berpaspor Belgia itu mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat Liverpool menghadapi Tottenham Hotspur di final Liga Champions 2018-2019 yang digelar di Estadio Wanda Metropolitano, Minggu 2 Juni 2019 dini hari WIB.

Saat itu di salah satu tribun stadion, oknum suporter Liverpool memasang spanduk bergambar Origi yang sedang tidak berpakaian berpose bersama trofi Liga Champions. Meski mendapat penghinaan saat itu, Origi justru menjadi bintang kemenangan Liverpool.

 Spanduk rasis

(Spanduk rasis yang ditujukan fans Liverpool kepada Origi di final Liga Champions 2018-2019)

Eks pemain Lille itu mencetak satu gol saat Liverpool menang 2-0 atas Tottenham di partai puncak. Kemudian pada Kamis 24 Oktober 2019 dini hari WIB, oknum Liverpool kembali melakukan perbuatan serupa.

BACA JUGA: Suporter Liverpool Hina Pemain Sendiri di Kandang KRC Genk

Saat itu sejumlah suporter Liverpool memasang spanduk yang sama di tribun Luminus Arena, jelang laga KRC Genk vs Liverpool. Manajemen Liverpool pun merasa terganggu dan bakal menangkap pelaku dalam waktu dekat.

“Liverpool mengutuk spanduk ofensif yang ditampilkan di tribun stadion, tepat sebelum kick off. Jelas, gambar tersebut dijadikan stereotip rasis,” tulis pernyataan resmi Liverpool, Jumat (25/10/2019).

 Liverpool

(Spanduk rasis di Luminus Arena)

“Ini benar-benar tidak dapat diterima. Kami sekarang bekerja sama dengan otoritas keamanan di Stadion Luminus Arena untuk mengidentifikasi pelaku. Nantinya, kami akan melakukan proses kepada pelaku sesuai aturan yang kami miliki,” lanjut pernyataan resmi tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini