nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Unik di Balik Awal Mula Casemiro Putuskan Jadi Gelandang Bertahan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 18:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 15 46 2117281 cerita-unik-di-balik-awal-mula-casemiro-putuskan-jadi-gelandang-bertahan-GudciSuCQI.jpg Pemain Real Madrid, Casemiro. (Foto: Twitter Casemiro)

MADRID – Carlos Henrique Casemiro atau yang biasanya cukup disebut Casemiro, mungkin adalah salah satu gelandang bertahan terbaik yang saat ini dimiliki oleh Real Madrid. Kehebatannya dalam menguasai lini tengah lapangan membuatnya menjadi momok menakutkan bagi para pemain depan atau pun tengah dari tim lawan.

Akan tetapi, ternyata gelandang bertahan bukanlah posisi awal mula Casemiro berkarier di dunia sepakbola. Ia ternyata terpaksa terjun menjadi seorang gelandang bertahan dikarenakan suatu kondisi yang membuatnya harus mengubah posisi awalnya yang sebagai penyerang menjadi pemain jangkar.

Kondisi itu bisa dikatakan sangat unik, karena Casemiro memutuskan untuk menjadi gelandang bertahan karena takut bersaing dengan para striker lainnya yang sedang melakukan percobaan di klub Sao Paulo.

Baca Juga: Kerap Kali Tekel Pemain Lawan, Casemiro: Saya Memang Agresif!

Aksi Casemiro saat sedang membela Real Madrid

Jadi pada saat itu, Casemiro yang berusia 12 tahun melihat kesempatannya untuk lolos masuk ke Sao Paolo sangat kecil jika memaksakan diri menjadi penyerang. Sebab kira-kira ada 50 orang lebih yang juga ternyata tertarik untuk menjadi striker dari tim tersebut.

Padahal dari 300 peserta yang ikut dipercobaan itu, hanya 50 pemain dari berbagai posisi saja yang terpilih. Karena peluang lolos sangat kecil, apalagi melawan begitu banyaknya pesaing di posisi striker, Casemiro pada saat itu langsung berpikir untuk menjadi seorang gelandang.

Kenapa gelandang? Karena ketika pelatih memanggil siapa yang mau menjadi gelandang, Casemiro melihat setidaknya hanya delapan orang saja yang mengangkat tangannya. Karena jumlah pesaingnya jauh lebih sedikit, Casemiro langsung memutuskan untuk menjadi seorang gelandang pada saat itu. Bahkan sampai saat ini dan berhasil menjadikannya pemain gelandang terbaik.

“Saya tiba di Sao Paulo ketika berusia 11 atau 12 tahun dan di sana ada 300 peserta (yang ikut percobaan masuk ke klub Sao Paulo). Itu adalah sebuah uji coba dan mereka akan memilih 50 pemain saja,” ujar Casemiro, melansir dari Marca, Selasa (15/10/2019).

Aksi Casemiro saat sedang membela Real Madrid

“Saya pada saat itu bermain di depan karena fisik saya yang bagus, namun saya ingin pelatih bertanya siapa yang menjadi kiper dan kemudian ada tiga orang mengangkat tangannya dan kemudian dia bertanya siapa yang menjadi striker, lalu 50 orang mengangkat tangannya,” tambah gelandang asal Brasil itu.

“Karena ada banyak kompetisi, jadi saya langsung menurunkan tangan saya. Lalu dia kembali bertanya siapa yang menjadi gelandang bertahan dan delapan orang mengangkat tangannya. Saya pun berkata ‘saya, saya gelandang bertahan’ lalu mereka bersikeras bahwa saya dibentuk untuk menjadi striker, namun saya bersikeras tidak, saya adalah gelandang bertahan dan begitulah semuanya dimulai,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini