Selanjutnya, dua gelandang bisa diisi Evan Dimas/Stefano Lilipaly dan Zulfiandi. Untuk posisi terdepan, duet Beto Goncalves dan Irfan Bachdim layak dikedepankan. Beto dan Bachdim pernah berduet saat Timnas Indonesia menghadapi Vanuatu pada Sabtu 15 Juni 2019.

(Beto menggila di laga kontra Vanuatu)
Saat itu, Timnas Indonesia menang 6-0 atas Vanuatu dan empat gol di antaranya dilesakkan Beto. Sebagai tambahan, saat Indonesia menang 6-0 atas Vanuatu, McMenemeny menurunkan pola 4-4-2.
Karena itu, pola 4-4-2 bisa dicoba oleh McMenemy, ketika formasi 4-2-3-1 tidak berjalan baik dalam dua laga terakhir. Tidak ada salahnya bagi McMenemy untuk mencoba pola baru, mengingat Timnas Indonesia membutuhkan perubahan hasil (kemenangan) untuk menjaga peluang lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Berikut formasi Timnas Indonesia di laga kontra UEA dengan pola 4-4-2:
(4-4-2): Andritany Ardhiyasa; Putu Gede, Hansamu Yama, Manahati, Rezaldi; Riko, Evan/Lilipaly, Zulfiandi, Sadill; Irfan Bachdim, Beto.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.