nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mourinho: Jangan Jadikan Kekalahan sebagai Kebiasaan, Chelsea!

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 05:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 25 45 2108978 mourinho-jangan-jadikan-kekalahan-sebagai-kebiasaan-chelsea-vEmKHNB2J7.jpg Para pemain Chelsea tertunduk lesu saat takluk dari Liverpool (Foto:

LONDON – Jose Mourinho memberikan komentar kiprah mantan klubnya, yakni Chelsea, di musim 2019-2020. Mourinho meminta agar Chelsea untuk tidak menjadikan kekalahan sebagai kebiasaan mereka.

Sebagaimana diketahui, Chelsea memang melakoni kampanye mereka di musim 2019-2020 dengan sejumlah hasil minor. Teranyar, Chelsea harus menyerah 1-2 dari Liverpool di matchday keenam Liga Inggris 2019-2020 yang berlangsung di Stamford Bridge Stadium.

Chelsea

Dengan begitu, Chelsea pun di musim ini sudah mengalami empat kekalahan. Chelsea juga harus terpaku di posisi ke-11 pada klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020 dengan memperoleh delapan poin dari enam laga yang sudah dilalui mereka.

Baca Juga: Lampard Optimis Larangan Transfer Takkan Halangi Laju Chelsea

Mourinho yang mengikuti kiprah Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard pun lantas memberikan komentarnya. Pria berkebangsaan Portugal tersebut meminta agar Chelsea tak menjadikan kekalahan sebagai kebiasaan mereka.

“Saya harap mereka tak terbiasa dengan kekalahan, itu hal penting. Ketika Anda mulai menerima kekalahan-kekalahan, hanya karena tim Anda bermain baik dan para pemain memberikan yang terbaik agar orang-orang merasa bangga, dalam hal aplikasi dan komitmen,” ucap Mourinho, seperti disadur dari BBC Sport, Rabu (25/9/2019).

Jose Mourinho

“Saya merasa bahwa pada saat Anda terbiasa (mengalami kekalahan), maka klub-klub besar berhenti menjadi klub besar. Mereka tidak boleh terbiasa dengan hal seperti itu,” sambung mantan pelatih Manchester United dan Real Madrid tersebut.

Baca Juga: Takluk dari Liverpool, Kante: Chelsea Masih Punya Banyak PR

“Itu menunjukkan bahwa orang-orang siap untuk perjalanan musim dan siap untuk menerima musim seperti apa yang akan berjalan di bawah manajer yang merupakan salah satu profesional terbaik dan seseorang yang berpotensi jadi manajer papan atas,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini