LIVERPOOL – Liverpool bakal memulai petualangan mereka di pentas Liga Champions 2019-2020 dengan bertandang ke markas Napoli akhir pekan ini dalam laga perdana Grup E. Meski berstatus sebagai juara bertahan, namun Liverpool nyatanya punya trauma tersendiri kala bertarung melawan tim dari Selatan Italia tersebut.
Pada gelaran Liga Champions 2018-2019, Liverpool sejatinya juga berada satu grup dengan Napoli. Kala itu, saat bertandang ke markas Napoli, San Paolo, Liverpool harus menelan kekalahan dengan skor 0-1. Hasil tersebut hampir saja membuat The Reds gagal lolos dari fase grup.
Baca juga: Roberto Firmino Tak Ternilai Harganya bagi Liverpool

Bek muda Liverpool, Trent Alexander-Arnold, mengungkapkan bahwa laga melawan Napoli di San Paolo sangat sulit untuk dimainkan. Bahkan, Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menilai laga tersebut sebagai pertandingan terburuk yang dimainkan The Reds musim lalu.
Adapun alasan mengapa laga tersebut menjadi sangat sulit adalah karena selain kualitas para pemain Napoli yang terbilang bagus, para pendukung I Partenopei juga memberikan tekanan yang sangat besar. Meski begitu, kali ini Liverpool tentunya bertekad untuk tidak mengalami luka yang sama.
“Tentu saja musim lalu itu mengecewakan ketika kami pergi ke sana. Mereka mencetak gol kemenangan di menit terakhir. Manajer mengatakan itu mungkin pertandingan terburuk kami musim lalu. Itu adalah tempat yang sangat sulit untuk dikunjungi. Para penggemar sangat bermusuhan,” jelas Alexander-Arnold, melansir dari Team Talk, Senin (16/9/2019).

“Kami sebenarnya sudah itu, tetapi kami akan belajar dari kesalahan kami tahun lalu. Semoga kami akan pergi ke sana dengan gameplan yang lebih baik dan pemahaman tentang cara mereka bermain. Semoga kami bisa mendapatkan hasil bagus," tandasnya.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.