“Kami sangat jijik dengan unggahan-unggahan yang terlihat di media sosial. Chelsea FC menilai segala bentuk tindakan diskriminasi tersebut sangat tidak bisa diterima,” ujar juru bicara Chelsea, mengutip dari BBC, Jumat (16/8/2019).
“Rasisme tidak dibenarkan di klub ini dan bila ada bukti yang jelas pemegang tiket musiman atau anggota klub yang melakukannya, kami akan mengambil tindakan paling tegas,” imbuh sang juru bicara.

Dukungan untuk Tammy Abraham mengalir dari organisasi Kick It Out yang bergerak untuk menghapus rasisme dari sepakbola. Kick It Out meminta segala bentuk unggahan tersebut, terutama di Twitter, ditindak secara tegas agar tidak berlanjut.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.