CHONBURI – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-15 menyudahi turnamen Piala AFF U-15 2019 dengan menempati peringkat ketiga. Pada pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Vietnam tersebut, Indonesia menang lewat babak adu penalti setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal.
Brikutnya, Timnas Indonesia U-15 akan bertolak ke Myanmar untuk ikut serta dalam turnamen invitasi. Pelatih Timnas Indonesia U-15, Bima Sakti, pun berencana akan menjadikan turnamen tersebut untuk meningkatkan kualitas tim.
Baca juga: Ini Kunci Kiper Timnas Indonesia U-15 Gagalkan Tiga Penalti Vietnam

Dalam turnamen tersebut Garuda Asia pasalnya akan berhadapan dengan sejumlah lawan-lawan tangguh. Selain menghadapi Myanmar yang berstatus sebagai tuan rumah, Indonesia juga akan bertarung melawan Timnas Korea Selatan U-15 dan Montenegro.
“Setelah dari Thailand, kita akan langsung bertolak ke Myanmar untuk mengikuti turnamen invitasi. Di sana ada Montenegro U-15, Korea Selatan U-15, dan Myanmar U-15,” ujar Bima Sakti seperti dalam rilis yang diterima Okezone, Jumat (9/8/2019).
Menurut Bima Sakti, pertandingan-pertandingan di turnamen invitasi tersebut akan sangat membantu Indonesia untuk mempersiapkan diri jelang kualifikasi Piala Asia U-16 2020. Ia yakin turnamen invitasi tersebut akan sangat membantu.

“Tentunya itu akan jadi ajang yang bagus juga untuk anak-anak. Kita harus memanfaatkan sebaik mungkin turnamen ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Asia,” lanjut legenda sepakbola Indonesia itu.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.