MADRID – Presiden Liga Spanyol (LFP), Javier Tebas, mengatakan pihaknya bisa saja membatalkan transfer Antoine Griezmann dari Atletico Madrid ke Barcelona. Saat ini, Tebas yang mengaku sebagai fans Real Madrid itu sedang mempelajari dokumen pembatalan transfer Griezmann ke Barcelona yang diajukan manajemen Atletico.
Atletico mengajukan keberatan kepada otoritas penyelenggara Liga Spanyol karena Barcelona melakukan pendekatan ilegal kepada sang pemain, Griezmann. Mereka menuntut LFP untuk memblok transfer Griezmann, atau meminta Barcelona membayar uang yang lebih besar ketimbang yang telah dikeluarkan mereka sebelumnya.

Manajemen Atletico menilai, negosiasi yang terjadi antara Barcelona dan kubu Griezmann berlangsung sejak akhir 2018. Pada akhirnya, kesepakatan tercapai pada Maret 2019. Kemudian dua bulan berselang atau Mei 2019, Griezmann mengumumkan bakal meninggalkan Atletico di akhir musim 2018-2019.
BACA JUGA: Dukung Liverpool Juara Liga Inggris, Griezmann Berlabuh di Anfield?
Jika kesepakatan telah tercapai pada Maret 2019, Atletico menuntut manajemen Barcelona untuk menebus Griezmann seharga 200 juta euro (Rp3,11 triliun) atau klausul lepas yang dimiliki Griezmann saat itu. Namun, Barcelona hanya menebus Griezmann seharga 120 juta euro (Rp1,86 triliun) pada Minggu 14 Juli 2019.
Sekadar informasi, klausul lepas Griezmann mengalami penurunan dari yang awalnya 200 menjadi 120 juta euro per 1 Juli 2019. Hal itulah yang dikesalkan manajemen Atletico karena dalam pandangan mereka, kesepakatan telah tercapai pada Maret dan Barcelona harus membayar 200 juta euro. Jika tidak, mereka meminta LFP untuk memblok transfer Griezmann.

“Atletico mengirim surat kepada kamuidan menanyakan, apakah kami bisa memblok transfer Griezmann ke Barcelona? Hal itu mungkin saja terjadi. Mekanisme telah dimulai dan badan yang bertanggungjawab harus menyelesakan masalah ini,” kata Tebas mengutip dari Marca, Kamis (25/7/2019).
(Ramdani Bur)