MILAN – AC Milan saat ini tengah berupaya keras untuk bisa menggaet gelandang Real Madrid, Dani Ceballos. Kendati demikian, hal itu tak mudah terwujud lantaran Milan menemukan sejumlah batu sandungan dalam prosesnya yang pada akhirnya membuat mereka mengalami dilema.
Meski Milan sudah mendapat hukuman dari UEFA lantaran melakukan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) di masa lalu, namun Rossoneri masih dalam pengawasan. Itulah mengapa Milan tak bisa melakukan belanja pemain dengan nilai besar.
Baca juga: Manfaatkan Situasi, Barcelona Siap Angkut Bek AC Milan)
Milan mencoba merekrut Ceballos menggunakan formula peminjaman selama dua tahun dengan membayar 5-8 juta euro dengan opsi tebus sebesar 32-35 juta euro. Akan tetapi, hal itu kemudian ditolak oleh Madrid lantaran kubu Los Blancos hanya ingin melepas Ceballos secara permanen.
Kalaupun Milan pada akhirnya menyetujui tuntutan Madrid untuk menebus Ceballos secara permanen, maka dilema lainnya muncul. Pasalnya, Ceballos tak ingin meninggalkan Madrid secara permanen. Sang gelandang tidak masalah jika hanya dipinjamkan. Akan tetapi, ia menolak untuk benar-benar hengkang dari Madrid lantaran ia memandang masa depannya ada bersama Los Blancos.
“Niat saya adalah untuk merasa penting bagi sebuah tim dan mengeluarkan semua sepakbola yang saya miliki di dalam diri saya. Saya memiliki empat tahun tersisa dalam kontrak saya (bersama Madrid). Saya tidak bermaksud keluar dari Real Madrid, saya ingin sukses di Real Madrid,” jelas Ceballos, mengutip dari Mundo Deportivo, Selasa (2/7/2019).

“Saya tidak tahu kapan waktu saya akan tiba, namun tujuan saya adalah untuk berhasil di Madrid dan menggairahkan Bernabeu. Saya pikir saya memiliki kualitas untuk melakukan itu. Saya tidak akan mengevaluasi apakah setiap tim merupakan pilihan. Sepakbola sangat indah sehingga apa pun bisa terjadi,” tukasnya.
(Fetra Hariandja)