TURIN – Mantan pelatih Matthijs De Ligt di Ajax Amsterdam U-18, Brian Foy, mendukung keputusan anak asuhnya yang terindikasi bakal melanjutkan karier bersama Juventus. Foy menilai, kemampuan De Ligt bakal jauh lebih berkembang jika bergabung bersama Juventus, alih-alih melanjutkan karier di Barcelona.
Sebab, dengan hengkang ke Juventus, De Ligt memiliki peluang yang sangat besar untuk tampil sebagai pemain reguler. Dalam pola 4-3-3 racikan Maurizio Sarri, De Ligt bakal diplot bersama pemain belakang kenamaan layaknya Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini.

Hal yang berbeda jika De Ligt hengkang ke Barcelona. Peluang pemain 19 tahun itu untuk tampil sebagai pemain utama Barcelona cukup kecil. Sebab, ia harus bersaing dengan bek-bek kelas dunia seperti Gerard Pique, Clement Lenglet dan Samuel Umtiti.
BACA JUGA: Cannavaro: Juventus Bisa Menangi Trofi Liga Champions dengan De Ligt
“Bagi saya, Barcelona adalah pilihan nomor satu bagi De Ligt. Namun, ia harus bergabung bersama tim yang dapat membantunya berkembang. Juventus adalah klub yang kaya akan sejarah dan dapat membantu perkembangan De Ligt,” kata Foy mengutip dari Calciomercato, Rabu (26/6/2019).
De Ligt memang selangkah lagi bergabung bersama si Nyonya Tua. Untuk mendapatkan bek bertinggi badan 188 sentimeter itu, manajemen Juventus mengeluarkan 70 juta euro atau setara Rp1,12 triliun.

Selain itu, De Ligt juga akan mendapatkan bayaran yang terhitung besar untuk ukuran pesepakbola seumurannya. De Ligt akan menerima 12 juta euro atau sekira Rp193 miliar per tahun.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.