TURIN – Pelatih anyar Juventus, Maurizio Sarri, merupakan juru taktik yang identik menggunakan formasi 4-3-3. Kala menangani Napoli dan Chelsea, Sarri selalu menggunakan formasi tersebut sebagai andalannya. Meski begitu, Sarri tak mau jika penerapan sistemnya di Napoli dan Chelsea disamakan.
Sarri menjelaskan bahwa ada penerapan yang berbeda meski menggunakan formasi yang sama. Pasalnya, pelatih berpaspor Italia itu mencoba menyesuaikan formasi yang akan digunakannya dengan komposisi skuad yang dimiliki.
(Baca juga: Detail Pertemuan Maurizio Sarri dan Cristiano Ronaldo di Yunani)

Adapun salah satu faktor yang membedakan itu adalah karena keberadaan Eden Hazard di Chelsea. Sarri tidak memungkiri bahwa Hazard adalah pemain yang luar biasa dan bisa tampil sebagai pembeda. Akan tetapi, bermain dengan menyesuaikan karakteristik Hazard memiliki risiko, yakni rapuhnya sektor pertahanan.
“Anda tidak dapat memulai dengan sistem dan mendepak pemain atau membawa mereka (ke klub). Kami harus mengidentifikasi dua atau tiga pemain yang dapat membuat perbedaan. Langkah ketiga adalah berbicara dengan para pemain, mendengarkan mereka dan kemudian melihat sistem apa yang bisa digunakan,” jelas Sarri, menyadur dari Football Italia, Jumat (21/6/2019).