Nicol pun percaya bahwa situasi yang dialami Man United tersebut karena mereka tak memiliki sosok pelatih yang bisa menjadi magnet para pemain bintang. Berbeda dengan rival sekotanya, Manchester City, yang memiliki Guardiola untuk bisa meyakinkan para pemain besar bergabung.
“Saya kira terdapat perbedan siapa pelatih yang menangani tim dan saya kira anda lebih kesuliatan ketika para pemain tidak memahami kemampuan pelatih,” ucap Nicol, seperti dilansir dari Talksport, Selasa (11/6/2019).

“Ya, ini memang Manchester United (yang merupakan sebuah klub besar). Akan tetapi di dunia sepakbola seperti saat ini mereka mungkin hanya pilihan ke tujuh dalam daftar pilihan klub,” sambungnya.
“Jadi, ya, dua hal itu berpengaruh, dan jika ada Pep Guardiola sebagai pelatih MU, itu bakal membuat perbedaan. Apabila Ole Gunnar Solskjaer yang melatih, saya kira pemain akan berpikir dua kali,” tuntas pria berusia 57 tahun tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.