MANCHESTER – Cerita-cerita menarik bermunculan kelar laga Manchester City vs Leicester City yang merupakan laga lanjutan pekan 37 Liga Inggris 2018-2019, Selasa 7 Mei 2019 dini hari WIB. Salah satu cerita mengisahkan bahwa penyerang Leicester yakni Kelechi Iheanacho disebut sebagai mata-mata Man City yang ditugaskan bersama The Foxes –julukan Leicester.
Iheanacho disebut sebagai mata-mata karena gagal memanfaatkan peluang emas di menit-menit akhir laga Man City vs Leicester. Menerima umpan dari Hamza Choudhury, Iheanacho dalam posisi tak terkawal dan sangat siap melepaskan tembakan ke gawang Man City kawalan Ederson Moraes.
God bless you iheanacho we won't forget this legendary gesture ever pic.twitter.com/ncKOV2qUAx
— Vikkyofficial (@Vikkyofficial2) May 6, 2019
Normalnya, tembakan Iheanacho dapat masuk ke gawang Man City. Akan tetapi, tembakan penyerang Leicester itu justru melebar jauh dari gawang The Citizens. Bahkan setelah melepaskan tembakan, sama sekali tidak terlihat ada rasa penyesalan di wajah penyerang asal Nigeria tersebut.
Hal itu semakin mengindikasikan Iheanacho sengaja tidak mencetak gol, demi mengamankan kemenangan 1-0 Man City atas Leicester. Sebab, jika gol terjadi, skor akan berubah 1-1 dan otomatis Man City gagal menyalip Liverpool di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2018-2019.
BACA JUGA: Liverpool Bikin Man City Lebih Baik
Berkat kemenangan tersebut, Man City naik ke puncak klasemen dengan koleksi 95 angka, unggul satu poin dari Liverpool di posisi dua. Bayangkan jika Man City hanya bermain imbang, Liverpool masih berada di puncak dan tinggal memenangi laga terakhir kontra Wolverhampton Wanderers untuk menjadi kampiun Liga Inggris 2018-2019.
Sekarang, mengapa Iheanacho terlihat sengaja enggan membobol gawang Man City? Sekadar informasi, Iheanacho berstatus sebagai eks pemain Man City (2015-2017). Ia dijual Man City ke Leicester pada bursa transfer musim panas 2017. Menyikapi hal di atas, akun @PatrickChitokwe membuat parodi pembicaraan antara pelatih Man City, Josep Guardiola dengan Iheanacho.
Pep Guardiola: Saya akan menjual Anda ke Leicester City.
Iheanacho: Kenapa bos?
Pep Guardiola: Suatu hari nanti Anda akan memenangi gelar bersama kami anakku.
Iheanacho: Terima kasih telah memercayai saya untuk ini.
Pep:I will sell you to Leicester city
— True city Fan (@PatrickChitokwe) May 6, 2019
Agent Iheanacho: why boss ?
Pep: one day you will win us the tittle my boy
Agent Iheanacho: thank you for trusting me with this 😁 pic.twitter.com/phrt6mKXs4
Usai menang 1-0 atas Leicester, kendali juara Liga Inggris 2018-2019 ada di tangan Man City. Mereka tidak perlu memikirkan hasil pertandingan lain dan tinggal memenangi laga pamungkas kontra Brighton & Hove Albion pada Minggu 12 Mei 2019 malam WIB untuk merebut trofi Liga Inggris 2018-2019.
(Ramdani Bur)