“Kami tidak seceria dua bulan lalu dan ini membuat kami menderita. Kami tidak tajam, kami terlalu banyak berpikir dan itu membuat antusiasme kami berkurang,” ucap Gattuso, seperti dikutip dari Football Italia, Senin (29/4/2019).

“Saya sudah meminta para pemain untuk bermata tajam seperti harimau, dengan tekad dan determinasi tinggi. Tapi itu tidak terjadi. Hasil akhir selalu jadi patokan dan saya bertanggung jawab (atas kekalahan ini),” sambungnya.
“Kami tidak hanya mempermalukan diri sendiri, tapi juga mempermalukan sejarah dan nama besar klub ini. Kami harus memukul wajah kami sendiri untuk mengusir situasi negatif ini,” tuntas pelatih berusia 41 tahun tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)