“Saya melihat Ole membawa dampak bagus di awal karena United berada di peringkat sembilan ketika dia mengambil alih. United memainkan taktik antisepakbola, dia lebih bertahan daripada yang Anda kira. Saya masih menonton Man United dan Ole memarkir bus melawan Arsenal, Tottenham, Paris Saint-Germain, dan Barcelona,” tutur Louis van Gaal, mengutip dari Goal, Minggu (21/4/2019).
“Dia bermain melawan tim-tim besar dengan taktik seperti itu. Saya menyebutnya parkir bus. Ole tidak hanya melakukannya di luar kotak penalti, tetapi dia memarkir bus tepat di depan David de Gea,” tukas pelatih berusia 67 tahun itu.

Louis van Gaal lantas mengatakan, Man United harus mengubah gaya bermainnya jika ingin kembali menjadi kekuatan besar di Eropa. Setan Merah, dan Ole Gunnar Solskjaer, tak bisa terus menerus bergantung pada kecepatan penyerang-penyerang mereka dalam taktik serangan balik.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.