MADRID – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, meminta kepada manajemen klub untuk menjual Gareth Bale pada bursa transfer musim panas 2019. Seperti diberitakan Sportsmole, Rabu (17/4/2019), Bale disebut tidak masuk dalam rencananya musim depan.
Sebenarnya, perseteruan antara Zidane dan Bale bukanlah hal yang baru. Di periode pertama menangani Madrid (2016-2018), Zizou –sapaan akrab Zidane– kerap mencadangkan Bale di laga-laga krusial. Beberapa di antaranya adalah final Liga Champions 2016-2017 dan 2017-2018.

Karena itu, ketika Zidane memutuskan meninggalkan Madrid pada 30 Mei 2018, Bale disebut-sebut jadi sosok yang paling bergembira. Hal itu terlihat jelas ketika seluruh pemain Madrid mengucapkan salam perpisahan kepada Zidane via media sosial mereka, tidak halnya dengan Bale.
BACA JUGA: Pertama Sejak 2009-2010, Ronaldo Tidak Ikut Semifinal Liga Champions
Ketika Zidane kembali ke Madrid pada 12 Maret 2019, masa depan Bale kembali dipertanyakan. Sebenarnya di periode kedua menangani Madrid, tenaga The Welsh Wizard –julukan Bale– cukup dimanfaatkan Zidane.
Bale selalu turun dalam lima laga yang dijalani Madrid di bawah asuhan Zidane. Akan tetapi, pesepakbola 29 tahun itu gagal memberikan dampak positif. Dari lima pertandingan itu, Bale hanya mengoleksi satu gol.

Karena itu, Zidane mendorong manajemen Madrid untuk menjual Bale. Nantinya, uang hasil penjualan Bale dapat digunakan Madrid untuk mendatangkan salah satu dari Sadio Mane (Liverpool) dan Eden Hazard (Chelsea).
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.